Berita Bantul

RSS 2.0 Feed | Berita Lainnya

Kamis Legi, 28 Mei 2009 12:58 WIB | dibaca (1467) | Komentar

Bantul Akan Jadi Sentra Industri Bola Sepak Kedua di Indonesia

Dengan ditunjuknya DIY yang terpusat di Kabupaten Bantul sebagai pilot projek industri bola sepak Indonesia kedua setelah Majalengka Jawa Barat maka dilaksanakan Program Diklat Manajemen Usaha bagi Usaha Mikro yang dipersiapkan sebagai pengrajin bola sepak.

Hal diatas disampaikan oleh Deputi Pengembamgan SDM Kementrian Koperasi dan UKM RI Neddy Rafinaldy Halim didepan peserta Diklat Manajemen Usaha Bagi Usaha Mikro Produktif di DIY di Hotel Brongto Yogyakarta, Rabu ( 27/5). "Sebetulnya di Bantul ini butuh 100 orang pengrajin bola sepak,dengan asumsi setiap orang perhari dapat memproduksi bola sekitar enam buah, jadi seratus orang dalam sebulan diharapkan dapat memproduksi sebanyak 600 s.d 1.000 buah bola sepak. Karena saat ini banyak negara-negara pecinta bola sepak terutama Timur Tengah dan Afrika Selatan beralih ke Indonesia untuk memesan bola sepak. Hal ini harus kita tangkap dengan cepat sebagai peluang bagus agar dapat meningkatkan kepercayaan negara lain terhadap Indonesia, juga merupakan peluang untuk menampung tenaga kerja kita.". terang Neddy.

Setelah selesai pelatihan ini diharapkan para peserta untuk dapat segera menjadikan dirinya sebagai pengajin atau pengusaha bola sepak. Dan diharapkan untuk segera membentuk koperasi pengrajin bola sepak sebagai penguat modal usaha para anggotanya dan Depkop dan UKM akan menfasilitasi.

Sementara Deputi Kewirausahaan dan Industrialisasi Keolahragaan Kemeneg. Pora RI Ir. H. Sudrajat M Rasyid MM mengatakan dengan dilaksanakannya program tersebut, diharapkan para peserta diklat diharap mengikuti pelatihan dengan serius, karena kerajinan ini merupakan kerajinan yang spesifik dan diharapkan mereka nantinya akan menjadi pengusaha bola sepak pemula yang berkeinginan kuat untuk maju dan berkembang. "Kami harap para stakeholder yang terlibat untuk mendukung sepenuhnya kegiatan ini, sehingga nantinya Indonesia khususnya Bantul dapat dipercaya oleh negara-negara peminat bola sepak". kata Sudrajat M Rasyid.

Hadir pula dalam acara tersebut Wakil Bupati Bantul, Dinas Koperasi dan Perdagangan Propinsi DIY serta perwakilan dinas terkait. Disela-sela acara ramah tamah

Sudrajat M Rasyid mengatakan kepada Wabub Bantul Drs. Sumarno PRS bahwa kedepan kemungkinan besar terkait dengan dijadikannya Bantul sebagai sentra industri bola sepak, maka akan didirikan SMK peralatan olah raga di Bantul. Hal tersebut disambut dengan sangat positif oleh Wabub Bantul.

Sementara menurut laporan panitia penyelenggara Kabid Koperasi Dinas Perindagkop Bantul Ir. H Abdullah Ghazali mengatakan bahwa diklat ini merupaka hasil kerjasama antara Departemen Koperasi dan UKM, Kementrian Negara Pemuda dan Olah Raga serta Pemkab Bantul. Sedangkan Diklat diikuti oleh 75 peserta se Kabupaten Bantul yang akan berlangsung dari tanggal 27 s.d 31 Mei 2009 (5 hari), di Hotel Brongto dan Hotel Bintang Fajar Yogyakarta. Program terlaksana sebagai upaya pemulihan ekonomi pasca gempa. (Sit)

  • s wahyudidikirim Jumat Pahing, 29 Mei 2009 09:41 WIB

    langkah kreatip yang patut diacungi daripada jempol. maskipun nantinya aken dikembangken sbage home industries, sbaeknya produk ini memenuhi standar mutu, ukuran & berat sesue bolanya FIFA (jangan lupa tulis "made in mBantul/dipun damel ing mBantul" Indonesia), agar dapet di ekspor (bilamana perlu dipromosiken, temtu juga dalem produksinya "total quality management & control" harus dilakuken), mimpi saya kelak dapet diproduksi bola motip batik (truntum, ato barong misalnya) untuk pertandingan piala dunia yang aken dislenggaraken di negri ini (temtu saja babak penyisihannya juga aken dilakuken di stadion Sultan Agung, Pacar, mBantul) di tahun 2028 nanti maskipun ini baru mimpi..., mekaten lepat nyuwun pangapunten

  • M. Didik Suryadidikirim Senin Legi, 5 Okt 2009 10:28 WIB

    Besar harapan saya rencana itu bisa terealisasi. Saya mahasiswa Teknik Mesin UNY yang kebetulan membuat TA "mesin pencetak kulit bola" yang pasti tak hanya dicetak akan tetapi sekaligus memotong dan membuat malL lubang yang nantinya sebagai tempat jahitan bola. Karena kita tau kL bola berStandart FIFA adalah bola dengan jahit tangan,hal ini dinilai bola akan lebih kuat dan tahaaaaaaaaaaAAAn lama. Awalnya ide ini terinspirasi dari Industri bola "handmade" yang diproduksi di FIK UNY. Karena saya melihat mesin cetak yang digunakan masih manual, sehingga kami berusaha membuat mesin yang semi otomatis untuk mempermudah proses produksi......Hidup produk Indonesia..........!

  • r3dsnotdikirim Rabu Wage, 28 Okt 2009 13:09 WIB

    aku sangat bangga dengan kota kelahiranku... @admin --- minta ijin untuk memuat ulang artikel ini di blogku karna saya yakin masih banyak orang bantul yg belum tau hal ini mungkin komunitas anak bantul gkrong di blog ku bisa membacanya.. trims.. r3dsnot[dot]com root@r3dsnot.com

  • didikdikirim Kamis Kliwon, 18 Mar 2010 00:16 WIB

    saya dan anggota koperasi industri peralatan olah raga BANTUL BANGKIT yang saat ini baru bikin bola sangat mengharapkan rencana tersebut terealisasi dan menjadi kenyataan karena dapat membuka kesempatan kerja baru bagi masyararakat bantul seperti cita cita kami yaiti menjadikan BANTUL BANGKIT SETELAH PASCA GEMPA 27 MEI 2006,BANTUL BANGKIT DARI KEMISKINAN,BANTUL BANGKIT MENCIPTAKAN BANYAK LAPANGAN KERJA,BANTUL BANGKIT MENJADIKAN MASYARAKAT BANTUL MENJADI SEJAHTERA LEPAS DARI KEMISKINAN.Kami selaku koperasi industri olah raga BANTUL BANGKIT berharap program tersebut dapat menjadi kenyataan.Amin

  • supriyantodikirim Kamis Legi, 26 Agt 2010 20:23 WIB

    setuju....ditunggu info selanjutnya

  • budimandikirim Senin Pahing, 24 Jan 2011 20:05 WIB

    alhamdulilah akhirnya akan terealisasi juga bantul sebagai sentra pengrajin bola sepak handmade.bangga jd warga bantul. kebetulan saya salah satu alumni mahasiswa UNY yang pernah dikirim untuk pelatihan membuat bola sepak di majalengka... salam untuk teman2 yang telah bekerja keras demi sussesnya usaha ini... terimakasih UNY salut untuk BAntul.

  • rustydikirim Selasa Legi, 7 Feb 2012 11:21 WIB

    turut senang ya, mohon dicantumkan alamatnya lengkap dunk?

Kirim Komentar Berita
kode rahasia