Berita Bantul

RSS 2.0 Feed | Berita Lainnya

Rabu Kliwon, 18 Nov 2009 10:17 WIB | dibaca (885) | Komentar

Sebanyak 110 Penyandang Cacat Korban Gempa, Terima Bantuan Modal Usaha

Pemerintah Kabupaten Bantul kembali memberikan bantuan modal usaha kepada penyandang cacat akibat gempa bumi sejumlah 110 orang di Rumah Dinas Bupati Bantul, Selasa (17/11). Bantuan diserahkan langsung secara simbolis oleh Wakil Bupati Bantul Drs. Sumarno, Prs. yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bantul Hj. Ida Iodham Samawi.

Kepala Dinas Sosial Drs. Mahmudi mengatakan jumlah penyandang cacat akibat gempa lebih kurang 7.131 orang namun dengan bantuan pengobatan dan terapi dimungkinkan sudah banyak berkurang.

Penyerahan bantuan modal usaha kepada 110 orang tersebut merupakan tahap kedua. Untuk tahap pertama rtelah diserahkan Oktober sebanyak 275 orang. Sementara untuk tahap ketiga sedang dalam pencermatan dan akan segera menyusul pada bulan Desember..

Tiap orang mendapat bantuan sama sebesar Rp. 700 ribu, tidak membedakan mau membuka usaha apa namun yang lebih diutamakan telah mengawali dengan modal sendiri.

Sementara Wakil Bupati Bantul Drs. H. Soemarno, Prs. mengatakan Pemkab Bantul sangat peduli dengan penderitaan masyarakat. Semenjak gempa melanda Bantul Bupati bersama jajarannya berusaha secepat mungkin mengembalikan geliat ekonomi masyarakat. Bantuan pembangunan rumah dan banguan milik umum diserahkan langsung kepada yang bersangkutan untuk dikelola dan dikerjakan secara bersama-sama.

Setelah rekonstruksi bangunan berjalan baik maka modal usaha segera digulirkan untuk mendorong usaha-usaha kecil segera bangkit. Yang namanya bantuan meski jauh dari modal yang diperlukan namun harapannya jangan dilihat besarnya tetapi perhatian pemerintah terhadap masyarakat kecil yang lebih utama. (mwr)

  • om Bertusdikirim Rabu Kliwon, 18 Nov 2009 11:11 WIB

    selamat bagi para penyandang cacat akibat gempa 27 Mei, semoga modal yang diterimanya dapat dikembangkan untuk modal usaha, sehingga keberadaan mereka tidak menjadi beban bagi saudara2nya, akan tetapi justru mampu menjadi pendorong tumbuhnya perekonomian di suatu wilayah. bagi mereka sendiri semoga mampu menggeliat untuk lebih maju dalam berusaha....lepat sepurane.

  • bejo nopatendikirim Rabu Kliwon, 18 Nov 2009 15:17 WIB

    Ingat gempa, ingat kejanggalan bantuan rekonstruksi. Bukan bermaksud mengungkit-ungkit ketenangan, tapi ini sharing ungkapan hati saja. Di desa Nopaten, Gilangharjo, Pandak, Bantul terdapat 2 rumah yang mulanya dihuni masing-masing oleh seorang janda. Berhubung mereka termasuk korban gempa, maka mereka tidak berhak atas dana rekonstruksi. Padahal kedua ibu tadi punya anak di rantau, apakah Bp Bupati tidak merasa kasihan dengan anaknya tadi ? Where's the justice, Mr Idham ? Trims

Kirim Komentar Berita
kode rahasia