Berita Bantul

RSS 2.0 Feed | Berita Lainnya

Jumat Pahing, 27 Agt 2010 11:50 WIB | dibaca (874) | Komentar

3 Keluarga Siswa SMK 1 Sanden

MESKI secara formal sudah dinyatakan hilang, namun Pemkab Bantul diharapkan oleh keluarga tiga siswa SMK Negeri 1 Sanden yang hilang ketika PKL tetap masih peduli untuk berusaha membantu pencarian. Kami tetap mengharapkan bantuan usaha pencariabn, sehingga anak-anak kami tersebut kembali berkumpul dengan keluarga serta melanjutkan sekolahnya, ungkap Ruswanto ( 40 tahun ) ayah Agil Ramadan, orang tua salah satu dari ketiga siswa yang hilang saat PKL di Bali yang diawali bulan Nopember 2009 lalu dalam sambutannya seusai menerima santunan dari Pemkab Bantul, Jumat ( 27/8 ) kemarin di aula sekolah tersebut. Masing-masing keluarga siswa yang hilang tersebut menerima santunan dari Pemkab Bantul yang diserahkan oleh Bupati Hj Sri Surya Widati Rp 5 juta. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Wabup Drs H Soemarno PRS, para asisten Sekda, Kadinas/instansi terkait Kabag Humas Pemkab Bantul Drs Bambang Legowo MSi serta Muspika Sanden.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bantul Hj Sri Surya Widati menyatakan bahwa Pemkab yang dipimpinnya akan tetap berusaha peduli. Bahkan sekecil apapun berita yang disampaikan/diterima terkait dengan nasib ketiga siswa yang hilang tersebut, akan disampaikan kepada keluarga. Dan prinsip, kata bupati, Pemkab Bantul menyatakan ikut prihatin atas hilangnya ketiga siswa tersebut. Sementara kaitannya dengan santunan yang diserahkan tersebut, Bupati menyatakan bahwa santunan itu hanyalah sebagai salah satu bentuk kepedulian dan keprihatinan Pemkab Bantul atas musibah yang menimpa ketiga siswa tersebut.Bupati juga mengharapkan agar keluarga siswa yang hilang tersebut tetap tabah, namun jangan sampai putus asa untuik berdoa dan berusaha.

Sebagaimana diketahui, ketiga siswa yang hilang saat PKL tersebut masing-masing Agil Ramadan, Ignatius Andika Beni Murdani, serta Ginanjar. Ketiganya melaksanakan tugas PKL sejak Nopember 2009 yang diawali pelepasan oleh Bupati Bantul ketika itu masih dijabat Drs HM Idham Samawi. Sedangkan kehilangan kontak antara siswa dengan keluarga maupun pihak SMK Negeri 1 Sanden, sejak bulan Februari 2010. (sus)

  • bagongdikirim Ahad Wage, 29 Agt 2010 21:38 WIB

    Terima kasih kalau benar-benar dicari dan nggak ketemu, tapi kalau nggak dicari lalu dinyatakan dihentikan gimana. maaf

  • duwi kdikirim Senin Pahing, 6 Sep 2010 14:08 WIB

    klo boleh tau,pkl d bali tu dlm usaha apa?pariwisata atau teknologi

  • iindikirim Jumat Pon, 17 Sep 2010 19:50 WIB

    musibah emg gak bs di duga.. buat ortu n kluarga adx2 kls q yg tbah y... tp aq yakin, sbnrnya mereka msih hidup....prnyataan itu sangat kuat d,htiq... aq hrp itu mrk bs kmbali..

  • dhitadikirim Kamis Pahing, 19 Des 2013 20:31 WIB

    samapi sekarang belum ada kabar selanjutnya.kami dari pihak keluarga masih menunggu kabar selanjutnya.

Kirim Komentar Berita
kode rahasia