Berita Bantul
Senin Legi, 2 Jun 2008 13:06 WIB | dibaca (1080) | Komentar
SMA N I BANTUL JUARA I LOMBA TANGKAS TRAMPIL, DALAM RANGKA HUT KOPERASI KE 68
Lomba Tangkas Trampil Perkoperasian dalam rangka HUT Koperasi Ke 68 diikuti 18 peserta dari SMK/SMA dan Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta se kabupaten Bantul dilaksanakan selama sehari yakni hari Senin (2/6) di Aula Kantor Diperaindag Bantul.
Kepala Kantor Diperindagkop dalam sambutan mewakili Bupati Bantul mengatakan untuk mensosialisasikan koperasi pada warga masyarakat perlu dukungan pemerintah, pendidik dan tokoh-tokoh masyarakat. Koperasi yang merupakan pondasi perekonomian bangsa dan dasar dari usaha mandiri perlu dikembangkan dan dikenalkan kepada generasi muda dan masyarakat pada umumnya. Bentuk kegiatan yang telah memberi warna pada perjalanan sejarah bangsa tersebut sudah banyak dilupakan dan ditinggalkan sehingga perlu dipupuk lagi agar bisa menjadi pegangang pemuda-pemudi, siswa-siswi dimasa yang akan datang. Dengan lomba tersebut diharapkan membuka wacana kewirausahaan bagi berbagai lapisan yang senang dengan koperasi. Bupati berharap hasil yang akan diperoleh nanti bisa mewakili Propinsi dalam lomba tingkat nasional di Jakarta seperti tahun yang lalu.
Ka. Seksi Pelatihan, Penyuluhan dan Perijinan Koperasi Kantor Dinas Perindustrian dan perdagangan Kabupaten Bantul Drs. Petrus Claver Fernandus yang juga koordinator lomba tangkas trampil dalam laporannya mengatakan tujuan dari lomba adalah memberikan motivasi kepada setiap peserta khususnya dan masyarakat pada umumnya. Disamping itu juga memilih regu terbaik untuk mewakili Bantul dalam lomba tingkat Propinsi pertengahan bulan Juni 2008.
Lomba diikuti 18 peserta/regu yang terdiri 3 anak perwakilan dari 18 sekolah dan madrasah se Kab. Bantul. Pelaksanaan lomba dibagi 2 tahap, tahap pertama tes tulis untuk mengambil 5 nilai terbaik dilanjutkan tangkas trampil untuk menentukan juara I III dan juara harapan I dan II. Materi yang dilombakan UU No. 25 tahun 1992 tentang Koperasi, Sejarah koperasi dunia dan Indonesia, jati diri koperasi dan manajemen koperasi. Lima peserta yang memasuki final akan mendapat piagam 5 penghargaan, 3 untuk peserta 1 untuk sekolah dan 1 untuk pembina. Dalam lomba tersebut memperebutkan uang pembinaan total sebesar Rp. 1.750.000,-
Hasil lomba Juara I SMAN I Bantul dan berhak mewakili Kabupaten Bantul maju ke tingkat propinsi, juara II SMAN I Sewon dan Juara III SMKN I Bantul sementara juara harapan I SMAN 2 Bantul dan Juara harapan II SMAN 1 Dlingo. (mwr)
Komentar (10) | Kirim Komentar Anda
- s wahyudidikirim Senin Legi, 2 Jun 2008 15:45 WIB
maskipun dengen kondisi & fasilitas yang cukup memprihatinken SMA 1 mBantul ini sarat dengen prestasi, untuk tahun ini kalo tidak kliru sekitar 23 siswa (ini terbanyak se DIY/Jateng) diikut sertaken dalem "olympic trainee" yang aken diseleksi menjadi duta olimpiade. Kanjeng Adipati musti memfasilitasi & memperhatiken "wajah" pendidikan menengah di mBantul ini yang tercermin via SMA 1 mBantul ini, ini juga agar siswa SMP yang berprestasi tidak "lari" dari mBantul; fakta alumni SMA 1 ini lebih banyak yang ditrima di PTN favorit (drpd SMA yang difasilitasi dan di "internasionalken" sehingga "memaluken" & "jadi "bahan tertawaan" para intelektual) lha wong manut ISCED yang dikluarken UNESCO & Sisdiknas itu alumni SMA itu didisain untuk mlanjutken ke pendidkan tersier, lha kok sing difasilitasi "mlempem", mekaten lepat nyuwun pangapunten.
- om Bertusdikirim Selasa Pahing, 3 Jun 2008 07:10 WIB
alangkah baiknya, ketika prestasi yang diperoleh di sekolah, juga diterapkan ditengah-tengah masyarakat dimana daripada siswa berasal, guna menyemangati kehidupan ekonomi di lingkungan mereka. Dengan demikian Bantul bangkit dapat diwujudkan melalui bangkitnya roda perekonomian yang berbasis UKM, yang pada akhirnya pelaku usaha UKM dapat mandiri dalam mensejahterakan keluarganya. mBok bilih ngaten, sepurane....cak.
- asyikdikirim Rabu Pon, 4 Jun 2008 22:28 WIB
wah.. setuju banget tu usulnya pak wahyudi.. kita tingkatkan kualitas sma dibantulll.. tidak uma untuk sma 1 bantul aja.. smua sma di bantull.. masak anak anak bantul yang pintar ke sma jogja smua .. tidak terima aku... usahakan putera-puteri daera tetap di bantul ketika sudah lulus kuliah .. untuk membangun bantul...
- alumni 05dikirim Ahad Wage, 15 Jun 2008 16:33 WIB
sabayota,bikin web site dunk.....
- ALUMNI 00dikirim Senin Kliwon, 16 Jun 2008 12:50 WIB
maju terus sabayota...................................................................................
- zuhudzuhud@yahoo.comdikirim Senin Kliwon, 16 Jun 2008 12:58 WIB
alumni 2000 masih ada kan, ayo ngumpul.....................................................................................................
- cublukdikirim Senin Kliwon, 16 Jun 2008 13:49 WIB
Bukannya klas internatonal itu untuk orang asing yang nggak bisa bahasa Indonesia? Nggak perlu PMP? Nggak perlu tetek mbengek? Jadi nggak ada hubungan antara international sama prestasi. Jadi kalau mbantul muridnya kebanyakan orang2 ndeso, nggak usah kepingin standar international, lebih baik ndhidik murid jadi pinter tur kreatip, tur ora korupsi, tur nek dadi pejabat ora feodal.
- teploxdikirim Rabu Legi, 6 Agt 2008 19:44 WIB
Buat alumni Sabayota, ayo gabung milis di satubantul@yahoogroups.com atau lihat blog di satubantul.blogdetik.com Ayo galang ukhuwah di antara Alumni Sabayota
- dhanisdikirim Senin Pahing, 1 Sep 2008 08:55 WIB
For all lover sabayota... sebagai kakak angkatan yang udah lulus, aku punya pesen buat adik2 angkatanku. Kelemahan lulusan sabayota itu kurang bisa mempromosikan diri atau menjual diri. Kita terlalu rendah hati. Padahal kita perlu lho kayak gituan. Gimana orang bisa tahu kelebihan kita klo kita cuma diem dan ga ngomong. Sekarang aku di Jurusan teknik Fisika UGM 2006. Buat kalian yang mau curhat kirim aja ke emailku : danisfittrin@yahoo.com
- RAHMAD HADI JUANDAdikirim Selasa Pahing, 17 Agt 2010 04:50 WIB
alumni 2002 masih ada kan? ksh2 kabar ya
Kirim Komentar