PROGRAM Pemberantasan Sarang Nyamuk ( PSN ) di wilayah Kabupaten Bantul menurut Bupati Hj Sri Surya Widati, hendaknya jangan sampai terbatas pada kegiatan seremonial. Akan tetapi harus ditindaklanjuiti setiap saat, terutama oleh oleh masing-masing pemilik rumah yang bersangkutan. Sedangkan pihak-pihak terkait yang tentunya melibatkan kader PSN di setiap dusun, hendaknya tidak henti-hentinya mendampingi kegiatan PSN di masing-masing dusunnya. Ini penting sekali direalisasikan, tegas Bupati Hj Sri Surya Widati yang disampaikan Kabag Humas Pemkab Bantul Drs Fatoni saat memimpin PSN di wilayah Kecamnatan Srandakan Bantul, Jumat ( 8/2 ) kemarin. Kabag Humas memimpin langsung PSN di Pedukuhan Gerso Srandakan didampingi Dukuh Gerso, Ny Sutiyah dan segenap ...

Dinas Perijinan Kabupaten Bantul membuka Penerimaan Pegawai Non-PNS. Formasi yang dibutuhkan yaitu Customer Service Kategori 1 terdiri dari 1 pria dan 1 wanita dengan pendidikan SMK Jurusan Perkantoran/Sekretaris, Customer Service Kategori 2 sebanyak 3 orang (Pria/Wanita) latar pendidikan SMK Jurusan Bangunan, dan Customer Service Kategori 2 dibutuhkan 3 orang perempuan berlatara pendidikan SMK Jurusan Akuntansi. Bagi calon pendaftar diharuskan mengunduh (download) Formulir Pendaftaran, Tanda Peserta Seleksi dan format surat pernyataan di website Badan Kepegawaian Daerah http://bkd.bantulkab.go.id . Waktu pendaftaran tanggal 5 - 11 Februari 2013. Untuk keterangan lebih lanjut silahkan mengunduh Surat Pengumuman no.813/059 Dinas Perijinan Kabupaten Bantul pada tautan ini. (Adm)

Sebanyak 200 ha dari 15.420 ha lahan pertanian yang ada di Kabupaten Bantul menghasilkan padi organik yang berkualitas lebih sehat dan harganya lebih tinggi dibanding dengan padi biasa. Hal tersebut disampaikan oleh Ir. Yuni mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul saat menjawab pertanyaan dari tamu pada acara Penerimaan Kunjungan Tamu dari Kabupaten Kendal yang bertempat di Gedung Indul lantai III, Kamis (7/2). Lebih lanjut Yuni mengatakan bahwa padi semi organik tersebut harga dari petani lebih tinggi yaitu Rp. 9.000 per kg, sedangkan padi biasa Rp. 7.500. "Di Bantul ini ada kelompok petani yang sudah mendapat kepercayaan dari intansi terkait untuk mengelola padi semi ...

Pembangunan perekonomian yang berbasis kemandirian telah menggerakkan masyarakat Lungguh, Temuwuh, Dlingo mengelola perikanan lele sebagai sumber penghidupan. Di Kabupaten Bantul telah memperlihatkan kenaikan budidaya lele dengan kenaikan hasil dari 5.521.621 kg pada tahun 2010 menjadi 6.066.367 kg pada tahun 2011. Keberhasilan masyarakat perikanan bukan sekedar upaya pemerintah daerah namun merupakan usaha dan kebulatan tekad masyarakat dalam membangun daerah maupun dirinya sendiri. Hal tersebut dikatakan Bupati Bantul Hj. Sri Surya Widati saat panen perdana di dusun Lungguh, Temuwuh, Dlingo. Rabu (6/2). Strategi pemerintah daerah Bantul dalam membangun masyarakat lebih menitik beratkan pada perbaikan struktur perekonomian lapis bawah atau akar rumput. Lebih lanjut dikatakan usaha perikanan budidaya ...

Sebagai bentuk kesiapan pemerintah untuk menerapkan bottom up dalam pembangunan, Pemkab Bantul adakan musrenbang Tingkat Kecamatan yang dimulai, Senin (5/2) di Kecamatan Sewon Bantul. Bupati Bantul dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Drs. Mardi mengatakan musrenbang tahun 2013 sangat berarti bagi RKPD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah ) tahun 2014. Dalam musrenbang yang dmulai dari tingkat dusun akan sangat menentukan laju pembangunan, karena disitu partisipasdi masyarakat ikut memberi warna pada penyusunan rencana pembangunan. Musrenbang yang ideal dan efektif harus dimulai dari bawah ke atas atau dari tingkat dusun, Desa, kecamatan dan akhirnya di tingkat Kabupaten. Sementara Kepala PMD Lies Ratriana Nugrohowati, SIP. M....

TOP