Berita Bantul

RSS 2.0 Feed | Berita Lainnya

Senin Pon, 12 Feb 2018 12:12 WIB | dibaca (307) | Komentar

Pembukaan Musrenbang RKPD Kecamatan

Diskominfo - Bertempat di Gedung Mandala Saba Madya (Gedung Induk Lantai 3) Bupati Bantul Drs. H Suharsono secara resmi membuka Musrenbang Kecamatan pada penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul Tahun 2019 dan launching aplikasi "Sistem Elektronik Perencanaan dan Informasi Kinerja Terintegritas (Sepakat)" Senin (12/2).

Kegiatan ini bertemakan "Meningkatkan kualitas pembangunan yang lebih berkeadilan melalui pengembangan sumber daya manusia, pemetaan ekonomi dan perbaikan layanan publik menuju Bantul sehat, cerdas dan sejahtera".

Menurut Sekretaris Bappeda Ari Purwaningsih, SE, M.Si. menyampaikan tujuan umum mendorong peran serta dan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Bantul tahun 2019 dan tujuan khusus untuk menyusun dan mensinergiskan usulan program kegiatan sesuai potensi dan permasalahan kewilayahan serta isu-isu strategis di 75 Desa dan 17 Kecamatan.

Sementara sambutan Bupati Bantul mengatakan, penyusunan rencana kerja harus sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Bantul yaitu "Terwujudnya masyarakat Kabupaten Bantul yang sehat, cerdas dan sejahtera, berdasarkan nilai-nilai keagamaan, kemanusiaan dan kebangsaan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)".

Dalam menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2019, OPD harus berpedoman pada: prioritas dan sasaran pembangunan daerah Kabupaten Bantul tahun 2019, quick win pembangunan daerah Kabupaten Bantul tahun 2019 dan program dan kegiatan perangkat daerah tahun 2019 yang disertai pagu indikatif dan memperhatikan usulan Musrenbang Kecamatan dan Forum perangkat daerah.

Program prioritas pembangunan Kabupaten Bantul tahun 2019, selain mengacu hasil telaah terhadap berbagai permasalahan yang ada, tantangan yang harus dihadapi dan isu-isu strategis, juga harus mengacu prioritas pembangunan Provinsi DIY. Dengan demikian dapat terwujud sinergritas dan keselarasan pembangunan pusat dan daerah serta pembangunan yang menyeluruh dan terintegritas dengan mengedepankan "Money Follow Program". Disamping itu partisipasi masyarakat sangat penting dalam mewujudkan perencanaan yang efektif dan strategis yang mampu mengantisipasi perubahan dan dinamika masyarakat. (ang)