Berita Bantul

RSS 2.0 Feed | Berita Lainnya

Rabu Legi, 16 Mei 2018 15:58 WIB | dibaca (185) | Komentar

Rakor Forkompimda dan Muspika se Kabupaten Bantul Hadapi Ramadhan dan Lebaran

Diskominfo - Hadapi Bulan Suci Ramadhan dan Lebaran Bupati Bantul pimpin Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpian Daerah bersama Muspika se-Kabupaten Bantul berlangsung di Ruang Mandhala Saba Gedung Induk Komplek Parasamya Bantul, Rabu (16/5).

Dalam Laporannya ketua panitia penyelenggara Asisten Pemerintahan Kabupaten Bantul Drs. Helmi Jamharis, M.Si, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini diikuti oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bantul, jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan se-Kabupaten Bantul dan OPD terkait.

Helmi menambahkan tujuan rapat koordinasi diantaranya untuk mendapatkan masukan permasalahan yang ada khususnya bidang pemerintahan, keamanan, ketertiban berdasarkan masing-masing wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Bantul. Dari rapat koordinasi ini akan didiskusikan suatu solusi dari permasalahan yang ada. Diharapkan pula penyelengaraan pemerintahan di tingkat kecamatan dalam situasi yang kondusif, aman, nyaman dan lancar.

Paparan disampaikan oleh Kapolres Bantul AKPB. Sahat M Hasibuan, SIK, MH, juga nara sumber lainnya adalah Komandan Kodim 0729 Bantul Letkol. (Inf) Yuswanto, Kepala Kejari Bantul Ketut Sumedana, SH, MH, dan Kepala Pengadilan Negeri Bantul Agung Sulistiyono, SH, S. Sos, M.Hum.

Sementara Bupati Bantul Drs. H. Suharsono mengawali sambutannya menyampaikan rasa duka yang mendalam atas adanya beberapa korban karena perbuatan keji terorisme, dan mengajak berdoa sejenak untuk para korban tersebut.

Bupati menambahkan bahwa terorisme adalah merupakan kejahatan kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan suatu agama apapun. "Kita perlu menjunjung tinggi nilai kebhinekaan dan ketuhanan, karena agama apapun tidak mengajarkan suatu kejahatan," tegasnya.

Dengan terjadinya peledakan bom oleh teroris di beberapa tempat di Indonesia, kita semua perlu waspada terhadap segala yang mengundang curiga, agar aksi terorisme dapat segera dicegah, jangan sampai terjadi suatu tindakan dari teroris seperti yang terjadi di Surabaya dan di tempat lainnya beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan tersebut Bupati Suharsono mengumumkan pula bahwa pemerintah telah menetapkan satu Ramadhan jatuh pada hari Kamis, 17 Mei 2018 atau tahun 1439 Hijriyah.

(Sit)