Berita Bantul

RSS 2.0 Feed | Berita Lainnya

Jumat Kliwon, 21 Des 2018 13:45 WIB | dibaca (151) | Komentar

Sosialisasi Hasil Evaluasi Masterplan Bantul Smart City

Foto Berita 3928 BANTUL, DISKOMINFO - Program Bantul Smart City yang dikomandani Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bantul melibatkan semua unsur birokrasi yang terdiri dari OPD, kecamatan dan desa yang ada di Kabupaten Bantul. Untuk itu Dinas Kominfo mengundang mereka dalam acara Sosialisasi Hasil Evaluasi Masterplan Bantul Smart City bertempat di Bangsal Rumah Dinas Trirenggo Bantul, Jum'at (21/12).

Menurut laporan Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government dan Persandian Dinas Kominfo Kabupaten Bantul Kawuningrum, ST.M.Cs, mengatakan bahwa Program Bantul Smart City yaitu suatu sistim pelayanan pemerintah kepada masyarakat lewat jaringan internet yang terhubung dengan semua instansi dan institusi terkait yang bisa diakses oleh masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kehidupan masyarakat.

Untuk melaksanakan program tersebut, kata Kawuningrum, Tim Bantul Smart City (BSC) mengikuti paparan program tersebut bersama 49 kabupaten/kota se-Indonesia di Tangerang beberapa waktu yang lalu.

Sementara pada acara tersebut paparan materi disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bantul Nugroho Eko Setyanto, S.Sos,M.M, namun sebelumnya dia menyampaikan terima kasihnya kepada semua perwakilan OPD, kecamatan dan desa se-Kabupaten Bantul yang telah hadir pada acara tersebut.

Ada beberapa hal yang melatar belakangi program tersebut, kata Nugroho, diantaranya di Bantul masih terdapat sekitar 14,07 % penduduk miskin, dibidang pariwisata masih banyak sampah yang belum terkelola dengan maksimal serta masalah parkir hingga retribusi, termasuk pula semakin pesatnya perkembangan daerah tujuan wisata di Bantul. Tidak ketinggalan pula semakin berkurangnya lahan subur per tahunnya sekitar 10 ha di Bantul, serta isu dan tantangan pembangunan Bantul atas perkembangan ternologi TI yang sangat cepat.

Dengan isu global tersebut, maka Kementrian Kominfo Indonesia melakukan gerakan Smart City yang diikuti oleh 49 kabupaten/kota Smart City. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Bantul berkomitmen mensukseskan program Bantul Smart City. "Bantul Smart City bukan tujuan, namun merupakan metode untuk memberdayakan potensi yang ada di sekitar kita yang memerlukan berbagai inovasi untuk mencapai suatu tujuan. Tujuan tersebut adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kehidupan masyarakat," jelasnya.

Menurut Pak Nugroho dalam Master Plan Bantul Smart City terdapat enam komponen, yaitu Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society dan Smart Environment. Dalam Program BSC terdapat banyak aplikasi yang diantaranya yang ada di Dinas Kominfo adalah Lapor Bantul dan Jelajah Bantul yang bisa diakses dengan sangat mudah oleh masyarakat. (Siti Zumaroh)