Berita Bantul

RSS 2.0 Feed | Berita Lainnya

Kamis Legi, 27 Des 2018 17:00 WIB | dibaca (162) | Komentar

Ibu Erna Suharsono Peragakan Busana Karya Anak Bantul

BANTUL, DISKOMINFO - Peringatan Hari Ibu ke-90 Kabupaten Bantul Tahun 2018 yang dilaksanakan di Pendopo Parasamya Bantul, Kamis (27/12) dimeriahkan dengan peragaan busana. Salah satu peraganya istri Bupati Bantul Ny. Erna Suharsono yang tampil sangat cantik dengan balutan gamis batik modern.

Upacara Peringatan Hari Ibu tersebut dipimpin oleh Bupati Bantul Drs. H. Suharsono. Sementara laporan ketua panitia yang disampaikan oleh Ketua GOW Bantul Hj. Dra. Titi Prawiti, M.Pd. diantaranya menyampaikan bahwa dalam memperingati Hari Ibu tahun ini panitia menyelenggarakan beberapa kegiatan diantaranya bhakti sosial pada tanggal 14 Desember 2018 di Dusun Gunting Gilangharjo Pandak dengan membagikan sebanyak 178 paket sembako. Mengadakan seminar pada tanggal 15 Desember 2018 di Gedung Induk Lantai III Komplek Parasamya dengan tema Perawatan kulit oleh dr. Listya Paramita, SP. Kk.

Kegiatan lainnya, tambah Titi Prawiti, adalah bazar yang digelar di depan Pendopo Parasamya untuk memeriahkan puncak peringatan Hari Ibu tahun ini. Diundang pada acara tersebut sebanyak 250 orang meliputi unsur Forkompimda Kabupaten Bantul, perwakilan OPD, camat dan perwakilan Organisasi Wanita se-Kabupaten Bantul.

Sementara pada upacara yang mengambil tema Bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa tersebut yang membacakan Pembukaaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah Ny. Tyas Susanto, pembacaan sejarah hari Ibu disampaikan oleh Ny. Umayati Suryanto serta do'a oleh Hj. Aswandiyah.

Bupati Bantul dalam sambutannya diantaranya menyampaikan bahwa saat ini berbagai prestasi perempuan telah diraih di berbagai sektor baik formal maupun non formal. Hal ini berkat kegigihan para perempuan Indonesia yaitu melalui perjuangan panjang dalam menentukan kesejajaran perempuan dengan laki-laki untuk ikut ambil bagian dalam pembangunan keluarga dan masyarakat Indonesia.

Pembangunan Indonesia membutuhkan manusia-manusia yang berkualitas dan berakhlak mulia. Hal tersebut tentu tidak bisa lepas dari peranan perempuan sebagai ibu bangsa yaitu ibu yang melahirkan, membesarkan, mendidik dan mengarahkan anak-anak mereka menjadi manusia yang baik, berkualitas dan berakhlak mulia.

"Saat ini Bantul membutuhkan para ibu yang bisa mencetak generasi penerus pembangunan yang akan menerima estafet pembangunan dan kemajuan dari generasi yang sudah memasuki masa tua, untuk meneruskan perjuangannya, sehingga bangsa kita akan semakin maju sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya di dunia," terang Bupati Suharsono.

Maka dari itu, pesan Bupati, jangan patah semangat dalam meningkatkan kualitas diri untuk mendampingi keluarga, karena seorang ibu menjadi suri tauladan yang utama bagi anak-anaknya untuk menapaki kehidupan dimasa depan.

Pada akhir acara dilakukan peragaan busana karya anak Bantul yang diperagakan oleh Ny. Ernawati Suharsono dengan sangat anggun beserta Dimas Diajeng Bantul Tahun 2018.

View post on imgur.com
(Situ Zumaroh)