Berita Bantul

RSS 2.0 Feed | Berita Lainnya

Senin Pon, 28 Jan 2019 14:48 WIB | dibaca (173) | Komentar

Peringatan Hari Gizi Nasional ke 59 DPC (Persatuan Ahli Gizi) Kabupaten Bantul

JETIS, DISKOMINFO - Senam, konseling gizi massal serta seminar DPC Persagi Bantul warnai Peringatan Hari Gizi Nasional ke 59 DPC (Persatuan Ahli Gizi) Kabupaten Bantul yang berlangsung di Balai Desa Sumberagung, Jetis. Senin (28/1).

Menurut laporan panitia Nanik Tejowati menyampaikan, Peringatan Hari Gizi Nasional ke-59 bertemakan Membangun Gizi Menuju Bangsa Sehat Berprestasi. Pada peringatan tahun ini DPC Persagi Bantul mengangkat sub tema Anak Bantul itu Penting Sedaya (Ideal Tumbuh, Pintar, Tidak Stunting, Sehat, dan Pandai Berkarya). Cegah stunting itu penting.

Sasaran kita dalam kegiatan ini adalah ibu balita, ibu hamil para teman-teman remaja dan juga kader dari 10 lokasi khusus di Kabupaten Bantul serta lintas sektor terkait yang berada di Kecamatan Jetis.

"Semoga dengan kegiatan ini bisa bersatu padu untuk mengkampanyekan gizi yang seimbang," ujarnya.

Dalam sambutanya Bupati Bantul mengatakan, pembangunan kesehatan dengan investasi utama pembangunan sumber daya manusia Indonesia akan memberikan manfaat jangka panjang dan berkelanjutan. Salah satu komponen terpenting dalam pembangunan kesehatan adalah terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat terutama pada periode 1000 hari pertama kehidupan.

"Peringatan Hari Gizi Nasional ke-59 tahun 2019 dapat memberikan kontribusi dalam upaya penanggungalangan stunting dan mempererat kolaborasi dalam seluruh elemen bangsa untuk bekerja bersama membangun gizi dalam upaya mencegah stunting demi masyarakat Bantul yang sehat dan berkualitas," harap Bupati.

Bupati menjelaskan bahwa permasalahan stunting tidak bisa hanya diselesaikan melalui program gizi saja, tapi harus terintegritas dengan program lainnya. Upaya bersama berbagai pemangku kepentingan perlu terus dilakukan sesuai peran dan fungsinya masing-masing dengan mengutamakan komitment, kampanye program, akses pangan bergizi dan monitoring program.

"Upaya tersebut perlu bersinergi dengan sistem pangan, melalui penerapan pola gizi seimbang untuk mencapai ketahanan pangan dan gizi, kesehatan, pertanian dan lingkungan secara terpadu," tambah Bupati.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis PMT, buah dan sayur dalam rangka gerakan makan buah bersama (Germas) dan workshop dengan materi Penguatan Keluarga Sadar Gizi dalam Penanganan Balita Stunting yang bernarasumber dr. Puji Astuti, SpA dari RS Panembahan Senopati.

View post on imgur.com
(ang)