Berita Bantul

RSS 2.0 Feed | Berita Lainnya

Selasa Pahing, 26 Feb 2019 13:50 WIB | dibaca (115) | Komentar

Bupati Bantul : Saya Titip Pasar Rakyat ini Dirawat, Dijaga yang Bersih

DISKOMINFO - Bertempat di Pasar Turi Sidomulyo Bambanglipuro, pagi ini dilaksanakan Peresmian Pengembangan enam Pasar Rakyat, seremonial gunting pita dan penandatanganan enam prasasti oleh Bupati Bantul Drs. H. Suharsono, menandai dioperasikannya keenam pasar tersebut. Pasar Rakyat itu terdiri Pasar Turi di Sidomulyo Bambanglipuro , Pasar Jodog di Gilangharjo Pandak, Pasar Bendosari di Canden Jetis, Pasar Gumulan di Caturharjo Pandak dan Pasar Bantul. Selasa (26/2).

Hadir pada kegiatan Peresmian Pengembangan Pasar Rakyat, Bupati Bantul Suharsono, Asisten Pemerintahan, Kepala OPD Terkait, Camat, Lurah se-Kecamatan Bambanglipuro, Lurah Pasar se-Kabupaten Bantul dan sejumlah tamu undangan.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan Bantul Ir. Subiyanto Hadi, M.M., dalam sambutannya, sumber dana untuk pengembangan Pasar Bantul tahun 2018 bearasal dari APBD sebesar Rp. 2.283.787.000, adapun anggaran rehab pembangunan Pasar Rakyat tahun 2018 sebesar Rp. 5.345.112.000 untuk pasar yang meliputi : Pasar Gatak, Pasar Turi, Pasar Bendosari, Pasar Gumulan dan Pasar Jodog.

Peresmian pasar ini dimeriahkan dengan hiburan Gejog Lesung, Reog Wayang, Jathilan dan pada malam hari nanti akan digelar Wayang Kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Seno Nugroho.

Dengan dibangunnya pasar rakyat ini untuk meningkatkan kenyamanan baik pedagang, pembeli maupun pengunjung pasar. Serta menghapus citra atau stigma negatif pasar rakyta yang kumuh, bau, becek, jorok berganti menjadi pasar yang bersih, aman, nyaman, indah dan sehat, kata Subiyanto.

Peresmian Rehab pembangunan pasar rakyat ini mengambil tema Pasar Rakyat Siap Bersaing beberapa program dari Dinas Perdagangan Bantul untuk pemberdayaan pedagang, pada kegiatan peningkatan SDM, kelembagaan dan promosi pasar telah dilaksanakan.

Sementara itu Bupati Bantul Suharsono dalam sebagian amanatnya, mengajak kepada para pedagang untuk melayani pembeli dengan senyum sapa, agar pembeli merasa senang. Jangan sampai pedagang melayani pembeli dengan wajah cemberut, hal ini akan berdampak terganggunya transaksi yang akan merugikan penjual. Pembangunan fasilitas pasar rakyat dimaksudkan untuk menarik pengunjung pasar, dengan kenyamanan pasar diharapkan mampu menggairahkan pasar.

Pembangunan Pasar Rakyat adalah bagian dari tanggungjawab dan komitmen Pemkab Bantul sebagai upaya mensejahterakan masyarakat, pembangunan pasar baik itu melalui Dana APBD maupun DAK, tujuannya tidak lain agar akses ekonomi itu semakin nyata di tengah-tengah masyarakat dan itulah yang selalu kita capai dan tingkatkan, tuturnya.

Bupati Bantul berpesan kepada pengelola pasar, para pedagang dan masyarakat umum untuk selalu merawat, menjaga kebersihan dan keindahan pasar.

(rachmanto)