Berita Bantul

RSS 2.0 Feed | Berita Lainnya

Kamis Wage, 28 Feb 2019 14:09 WIB | dibaca (131) | Komentar

Bupati Bantul Resmikan dan Launching Penataan Pedagang Kaki Lima Berbasis Kawasan

Diskominfo - Guna menciptakan kawasan yang nyaman untuk pedagang kakilima dan pembeli, Pemerintah Kabupaten Bantul meresmikan dan me-lauching Penataan Pedagang Kali Lima Berbasis Kawasan di Pusat Kuliner Taman Angkruksari Donotirto Kretek Bantul. Kamis (28/2).

Launching Taman Kuliner ini dihadiri oleh Bupati Bantul Suharsono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Tenaga Ahli Bupati, OPD terkait, Muspika Kecmatan Kretek, Muspika Kecamatan Imogiri, Lurah Desa dan BPD Donotirto, Lurah Desa dan BPD Karangtalun, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI), APKLI DIY, APKLI Bantul, DPC APKLI 17 Kecamatan se Bantul, dan sejumlah awak media cetak, online dan elektronik.

Kepala Dinas Perdagangan Bantul Ir. Subiyanto Hadi, M.M., dalam sambutannya mengatakan, Peresmian dan Launching Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) Berbasis Kawasan ini, dilaksnakan di dua lokasi yakni : Area Bekas Pasar Angkruksasri, Donotirto, Kretek Bantul dengan nama sebutan Pusat Taman Kuliner Angkruksari dan Area Bekas Pasar Imogiri dengan sebutan Taman Kuliner Imogiri.

Adapun pembangunan taman kuliner tersebut, berasal dari APBD Kabupaten Bantul Tahun 2018, sebesar Rp. 1.282.000.000,- dengan rincian Rp. 621.400.000,- untuk pembangunan Taman Kuliner Angkruksari, sedangkan untuk Taman Kuliner Imogiri menghabiskan dana sebesar Rp. 661.048.000,-. Berdasarkan kajian penataanpedagang kaki lima di Kabupaten Bantul terdapat 2550 pkl dengan berbagai jenis barang dagangan, seperti : warung klitikan, warung makan, warung angkringan, dan warung dengan model lainnya, terang Subiyanto.

Walaupun di Kretek dan Imogiri sudah dibangun Taman Kuliner untuk mewadahi pedagang kaki lima berjualan, belum semuanya PKL tertampung di kedua Taman kuliner tersebut, tercatat ada 150 PKL di Kecamatan Imogiri hanya 54 PKL sementara dapat tertampung, adapun di Kecamatan Kretek tercatat ada 404 PKL hanya 72 PKL yang sementara tertampung dalam Taman Kuliner.

Saya mengharapkan ditahun-tahun mendatang, Taman Kuliner Berbasis Kawasan ini bisa dibangun di seluruh kecamatan se Kabupaten Bantul, harapnya.

Sementara itu Bupati Bantul Suharsono, menyambut baik dilaunchingnya Taman Kuliner ini untuk mewadahi para pedagang kaki lima, dia mengharapkan dengan keberadaan tempat ini dapat meningkatkan perekonomian warga dan menjadi destinasi wisata kuliner di Kabupaten Bantul. Saya tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik buat warga Bantul, pembangunan pasar ini merupakan upaya Pemkab Bantul untuk mengangkat potensi ekonomi daerah atau wilayah, dengan tertatanya pasar ini diharapkan memberikan rasa nyaman bagi pelaku usaha atau pedagang dan para pembeli, tutur Suharsono.

Kepada para pedagang Bupati Bantul mengajak untuk menjaga mutu atau kualitas dagangan, melayani pembeli dengan senyum dan sapa, serta berikan harga yang wajar kepada pembeli. Jangan sekali-sekali nuthuk, berikan yang terbaik untuk pembeli agar merasa nyaman dan tidak kapok dalam membeli makanan atau barang, tambahnya.

Pada acara launching tersebut dimeriahkan dengan gelar seni pertunjukan seperti organ tunggal, tari-tarian dan jathilan. Usai meresmikan Bupati Bantul dan sejumlah tamu undangan menikmati jajanan khas Bantul, seperti mie des, tongseng ayam, wedhang ronde dan sebagainya.

(rachmanto)