Data Pokok Pembangunan

Data Umum

KEMIRINGAN LAHAN

Klasifikasi kemiringan lahan di Kabupaten Bantul dibagi menjadi enam kelas dan hubungan kelas kemiringan/lereng dengan luas sebarannya.
Wilayah Kabupaten Bantul pada umumnya berupa daerah dataran (kemiringan kurang dari 2%) dengan penyebaran di wilayah selatan, tengah, dan utara dari Kabupaten Bantul dengan luas sebesar 31,421 Ha (61,96%). Untuk wilayah timur dan barat umumnya berupa daerah yang mempunyai kemiringan 2,1 40,0% dengan luas sebesar 15.148 Ha (30%). Sebagian kecil wilayah timur dan barat seluas 4.011 Ha (8%) mempunyai kemiringan lereng di atas 40,1%. Apabila dilihat per wilayah kecamatan terlihat bahwa wilayah kecamatan yang paling luas memiliki lahan miring terletak di Kecamatan Dlingo dan Imogiri, sedangkan wilayah kecamatan yang didominasi oleh lahan datar terletak di Kecamatan Sewon dan Banguntapan.
.

Tabel. Luas Wilayah Berdasarkan Kemiringan Tanah Kabupaten Bantul Tahun 209

No Kecamatan Luas Kemiringan tanah / lereng (Ha) Jumlah
0 - 2% 2 - 8% 8 - 15% 5 - 25% 15 - 40% > 40%
1. Srandakan
1.680
154
0
0
0
0
1.834
2. Sanden
2.100
227
0
0
0
0
2.327
3. Kretek
1.756
288
0
27
11
468
2.550
4. Pundong
1.395
171
0
90
108
612
2.376
5. Bambanglipuro
2.210
72
0
0
0
0
2.282
6. Pandak
2.123
306
0
0
0
0
2.429
7. Pajangan
865
661
990
162
394
247
3.319
8. Bantul
2.184
0
0
15
0
0
2.199
9. Jetis
2.305
81
0
144
0
30
2.560
10. Imogiri
1.768
585
279
900
954
1.295
5.781
11. Dlingo
72
1.993
268
572
1.433
1.296
5.634
12. Banguntapan
2.629
0
0
0
0
0
2.629
13. Pleret
704
431
365
55
547
26
2.128
14. Piyungan
2.187
702
0
0
423
0
3.312
15. Sewon
2.668
0
0
8
0
0
2.626
16. Kasihan
2.312
0
598
182
161
35
3.238
17. Sedayu
2.513
227
300
138
233
0
3.411
Jumlah
31.421
5.898
2.800
2.293
4.264
4.009
50.685

Sumber : Kantor Pertanahan Kabupaten Bantul