200 Hektar Lahan Padi Di Bantul Sudah Semi Organik

07 Februari 2013 - 14:03
Sebanyak 200 ha dari 15.420 ha lahan pertanian yang ada di Kabupaten Bantul menghasilkan padi organik yang berkualitas lebih sehat dan harganya lebih tinggi dibanding dengan padi biasa.

Hal tersebut disampaikan oleh Ir. Yuni mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul saat menjawab pertanyaan dari tamu pada acara Penerimaan Kunjungan Tamu dari Kabupaten Kendal yang bertempat di Gedung Indul lantai III, Kamis (7/2).

Lebih lanjut Yuni mengatakan bahwa padi semi organik tersebut harga dari petani lebih tinggi yaitu Rp. 9.000 per kg, sedangkan padi biasa Rp. 7.500. "Di Bantul ini ada kelompok petani yang sudah mendapat kepercayaan dari intansi terkait untuk mengelola padi semi organik yang bisa menjual ke swalayan lokal maupun dikirim keluar daerah hingga kota Jakarta. Bahkan padi kelompok petani yang mengelola padi organik ini setiap bulan mendapat pesanan sebesar 2 ton." kata Yuni.

Produksi pangan dari lahan pertanian yang ada Kabupaten Bantul, tambah Yuni, target pemerintah di tahun 2012 sebesar 201.341 ton, terpenuhi 205.000 ton atau dapat terpenuhi 101 persen, dengan hasil 7,85 ton per ha.

Sementara rombongan tamu dari Kabupten Kendal yang datang di Kabupaten Bantul untuk menimba ilmu dibidang pertanian organik tersebut berjumlah 15 orang, dipimpin oleh H. Syaefudin SS.

Kedatangannya diterima oleh Staf Ahli Bupati Bantul Sunarto, SH. MH didampingi oleh perwakilan dari dinas dan instansi terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul. (Sit)

Komentar (0)

TOP