Bupati Bantul Suharsono Resmi Membuka TMMD Reguler Ke-108 Tahun 2020

30 Juni 2020 - 12:44
Sejarah mencatat pentingnya stabilitas dalam sebuah proses pembangunan jika dikaitkan dengan wawasan kebangsaan dan bela negara, melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu upaya membangun perisai diri bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks termasuk didalam kita harus siap hidup berdampingan dengan Covid-19.
 
Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Bantul Drs. H. Suharsono pada peresmian Program TMMD di Pendapa Manggala Parasamya II Komplek Perkantoran Manding, Selasa pagi (30/6/2020) yang dihadiri pula oleh Komandan Resort Militer (Korem) 072 Pamungkas Brigjend. Ibnu Bintang Setiawan, S.I.P, M.M., Forkopimda, Komandan Koramil se-Kabupaten Bantul, Sekda Bantul Drs. Helmi Jamharis, M.M., Kepala OPD terkait, Ketua Tim PKK Bantul Hj. Erna Kusmawati Suharsono dan sejumlah tamu undangan.
 
Lebih lanjut dalam sambutan arahannya Bupati Bantul mengatakan, walau dalam situasi ditengah pandemic covid kita pantas bersyukur program TMMD masih berjalan terus, sinergitas jajaran TNI/Polri, Pemkab Bantul dan masyarakat terjalin dengan baik dan harus kita perkuat untuk melanjutkan pembangunan mengatasi persoalan-persoalan daerah dan kebangsaan.
 
“ Program TMMD Reguler Ke-108 Tahun Anggaran 2020 ini dipusatkan di wilayah Desa Sumberagung Jetis, dengan sasaran pokok pembuatan jembatan sepanjang 12 meter lebar 3 meter dan sasaran tambahan RTLH sebanyak 5 unit dan rehab rumah ibadah sebanyak 2 unit, “ tutur Bupati.
 
Peresmian ditandai dengan penandatanganan serah terima proyek pembangunan dari Bupati Bantul Suharsono kepada Komandan Kodim 0729/Bantul Letkol. Kav. Didi Carsidi, S. Sos, M.I.Pol disaksikan Danrem 072/Pamungkas Brigjend. Ibnu dan sejumlah tamu undangan di Pendapa Manggala Parasamya II Manding Kabupaten Bantul.
 
Sementara itu Danrem 072/Pamungkas dalam arahannya mengatakan, kehadiran TMMD ditengah-tengah masyarakat khususnya di daerah perdesaan atau perbatasan negara yang tidak terjangkau oleh pemerintah daerah sangat dinantikan kehadirannya, melalui TMMD merupakan peran nyata TNI mendukung pembangunan dan stabilitas wilayah. Sesuai salah satu dari Nawacita, pembangunan wilayah mencakup daerah terluar dari wilayah NKRI.
 
“ Kegiatan TMMD ini juga sebagai wahana untuk menghhidupkan kembali semangat gotong royong, rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan serta ketahanan nasional guna menjaga keutuhan NKRI kepada masyarakat dan khususnya lagi kepada generasi milenial, “ kata Ibnu.
Kegiatan TMMD ini bukan hanya kegiatan fisik membangun jalan atau jembatan tetapi juga membangun non fisik berupa sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat di sekitar desa yang dilakukan TMMD tersebut.
 
 
Dia menambahkan, pelibatan TNI dalam program pemerintah pada dasarnya telah sesuai dengan amanat dalam UU TNI Nomor 34 Tahun 2004 khususnya tentang tugas TNI pada Operasi Militer yaitu memberbedayakan wilayah pertahanan secara dini sesuai dengan Sistem Pertahanan Semesta dan membantu tugas pemerintah di daerah khususnya pada aspek pembangunan kualitas dan kesejahteraan masyarakat.
“ Saya mengharapkan dengan Program TMMD Reguler ini, semoga dapat menjadi solusi dari permasalahaan yang terjadi, serta dapat mendorong serta meningkatkan produktivitas masyarakat perdesaan dalam upaya turut serta mensukseskan pembangunan, “ ucap Danrem 0729/Pamungkas.

Komentar (0)

TOP