Erna Kusmawati Suharsono Raih Penghargaan Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2019

18 November 2019 - 15:34

Guna memberikan motivasi dan penghargaan kepada Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang telah memberikan kontribusi terhadap Gerakan Nasional PAUD Berkualitas, Ditjen PAUD dan Dikmas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2019 kepada Bunda PAUD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Mengangkat tema “Memantapkan Peran Bunda PAUD Menuju PAUD Berkualitas” Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional ini digelar di Balai Kartini, Kartika Expo Center Jakarta Selatan dan dihadiri 1000 orang yang terdiri dari unsur Bunda PAUD Provinsi/Kabupaten/Kota terpilih, Kementerian/Lembaga, Unit Pelaksana Teknis, Dinas Pendidikan, Praktisi Akademisi, dan organisasi mitra PAUD ditingkat Pusat. Senin (18/11).

Sebanyak 23 Bunda PAUD Kabupaten/ Kota dan 6 Bunda PAUD Provinsi, menerima penghargaan Anugerah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tingkat Nasional Tahun 2019. Pemberian penghargaan dan pemasangan PIN Emas serta pemberian plakat diberikan langsung oleh Ibu Wuri Estu Handayani Ma'ruf Amin didampingi Ibu Franka Franklin.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dalam laporannya mengatakan, akses dan kualitas pendidikan anak usia dini kian menjadi perhatian masyarakat Indonesia dan dunia. Indonesia pun semakin berkomitmen untuk menyediakan layanan pendidikan anak usia dini agar tumbuh kembang mereka dapat berjalan secara optimal.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Jenderal PAUD dan DIKMAS melaksanakan berbagai macam kebijakan untuk mendukung layanan PAUD yang berkualitas. Sebagai bentuk komitmen terhadap Agenda Pendidikan 2030, Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat melakukan berbagai upaya untuk menyediakan akses terhadap layanan PAUD bagi seluruh anak usia dini di Indonesia. Untuk itu pemerintah telah merumuskan standar nasional PAUD yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 Tahun 2014.

“Pemerintah juga berinisiatif membuat terobosan dengan meluncurkan Program wajib satu tahun pendidikan pra-sekolah dasar untuk semua anak Indonesia (Peraturan Presiden Nomor 59/2017). Selain itu pemerintah terus berupaya mendorong Peran keluarga sebagai pendidik yang pertama dan utama telah dicetuskan sejak lama oleh Ki Hajar Dewantara sejak tahun 1935, sebagai bagian dari Tri Sentra Pendidikan, yaitu: alam keluarga, alam perguruan, dan alam pergerakan pemuda, ucapnya.

Berbagai program dan strategi dikembangkan dan dilaksanakan dalam rangka menunjang kebijakan tersebut antara lain pengembangan kurikulum, perluasan akses dan mendukung pemenuhan sarana dan prasarana, memastikan lembaga memenuhi standar nasional pendidikan serta mendorong pelibatan masyarakat, Bunda PAUD, organisasi sosial dan keagamaan, tokoh masyarakat, dan pemerhati PAUD lainnya. Hal ini seiring dengan apa yang disampaikan oleh Ibu Negara RI Ibu Iriana Joko Widodo, selaku Bunda PAUD Indonesia pada tanggal 19 Maret 2015 yang telah mencanangkan “Gerakan Nasional PAUD Berkualitas”. Bunda PAUD merupakan fi gur penggerak dalam pembinaan layanan pendidikan bagi anak usia dini (0-6 tahun) di wilayahnya dalam mendukung terwujudnya layanan PAUD berkualitas. “Peran Bunda PAUD dalam mewujudkan hal tersebut melalui kinerja dan kepeduliannya yang tinggi dalam menjalankan peran dan tugasnya secara optimal perlu mendapat apresiasi sebagai bentuk dukungan, motivasi, dan penghargaan kepada Bunda PAUD, “tuturnya.

Sementara dalam sambutan pengarahannya Dirjen PAUD dan Dikmas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ir. Harris Iskandar, Ph.D., Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran yang strategis dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia. Untuk itu komitmen nasional adalah menjamin penyediaan layanan PAUD bagi seluruh anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun, agar jasmani dan rohani mereka tumbuh dan berkembang secara optimal dan siap dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. “Kita berharap agar kelak mereka menjadi modal pembangunan yang berdaya saing tinggi, sehingga mampu membawa Indonesia menjadi negara yang bermartabat sejajar dengan negara-negara lain, “katanya.

Lebih lanjut dia menyikapi pentingnya PAUD, Pemerintah terus mendorong kesadaran dan partisipasi semua elemen bangsa untuk menghadirkan layanan PAUD berkualitas di seluruh penjuru tanah air. Dukungan dan peran Bunda PAUD mulai dari tingkat nasional sampai tingkat desa/kelurahan merupakan motor penggerak yang sangat efektif dalam mewujudkan PAUD Berkualitas.

“Semoga dengan apresiasi ini dapat memacu semangat seluruh Bunda PAUD di Indonesia dan pelaku kebijakan di bidang PAUD untuk melakukan Gerakan Nasional PAUD Berkualitas di daerahnya masing-masing, “harap Haris.

Pada kesempatan itu dilaunching Penguatan Pendidikan Karakter pada PAUD oleh Dirjen PAUD.

Sementara Erna Suharsono ditemui usai pemberian anugerah PAUD, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bantul.

"Penghargaan Bunda PAUD 2019 ini merupakan hasil kesuksesan para bunda PAUD dari tingkat Kabupaten hingga tingkat desa, dalam mengelola PAUD, " tutur Erna.

Komentar (0)

TOP