Sebanyak 96 TK SE Kabupaten Bantul Terima Bantuan APE dari Bupati Bantul

28 Desember 2012 - 12:47
Sebanyak 96 Taman Kanak-Kanak (TK) se Kabupaten Bantul menerima bantuan alat permainan edukatif (APE) dari Pemerintah Kabupaten Bantul yang diserahkan langsung oleh Bupati Bantul Hj Sri Surya Widati berlangsung di Pendopo Parasamya, Bantul, Jumat (28/12).

Menurut laporan Ketua TK Indonesia Kabupaten Bantul Dra. Hj. Titi Prawiti S. Riyantono, M. Pd. mengatakan bahwa salah satu upaya mencetak generasi emas Indonesia adalah melalui peningkatan mutu PAUD. "Usia Dini merupakan masa keemasan (The Golden Age) anak yang juga menjadi periode yang sangat penting dalam perkembangan fisik maupun mental seorang anak. APE merupakan salah satu cara untuk meningkatkan daya ekspresi dan kecerdasan anak ." terang Hj. Titi Prawiti

Untuk itu, tambah Hj. Titi, bantuan APE bagi TK ini merupakan salah satu perwujudan misi Kabupaten Bantul dalam membangun generasi emas yang akan dipersembahkan dalam satu abad Indonesia Merdeka. Yaitu generasi yang cerdas, berakhlak mulia dan berkepribadian Indonesia.

Bantuan APE bagin 96 TK tersebut, jelas Hj. Titi Prawiti, dengan total dana 306 juta yang bersumber dari dana APBD tahun 2012. Sedangkan bantuan APE diantaranya berupa tangga majemuk sebanyak 24 buah, ayunan bulat 14 buah, alat panjat 15 buah, peluncur fiber 10 buah dan kereta goyang 33 buah.

Hadir pula pada acara tersebut Kepala Disdikmenof, Koordinator Pengawas TK, Ketua IGTKI se Kecamatan Bantul, Ka Ranting GOPTKI se Kecamatan Bantul, Pengurus GOP TKI se Kabupaten Bantul, Para Kepala TK dan para guru TK penerima bantuan APE.

Sementara Bupati Bantul dalam sambutannya diantaranya mengatakan bahwa anak merupakan aset berharga bagi kelangsungan hidup bangsa dan negara. Mestinya mendapat perhatian yang lebih serius dan dipersiapkan secara bersungguh-sungguh agar dikemudian hari mampu menerima tongkat estafet dari generasi pendahulunya.

"Tentunya kita sebagai orang tua senantiasa dapat memperkokoh tanggungjawab atas pentingnya upaya mengasuh, mempersiapkan dan mendidik anak-anak Indonesia untuk mengemban tanggung jawab mulia di waktu mendatang, karena kita sebagai pendidik, pembimbing, dan fasilitator bagi anak." terang Bupati. (Sit)

Komentar (0)

TOP