Data Kecamatan

Kecamatan Pundong

WILAYAH ADMINISTRASI

Kecamatan Pundong berada di sebelah Tenggara dari Ibukota Kabupaten Bantul. Kecamatan Pundong mempunyai luas wilayah 2.363,,1830 Ha.

Alamat kantor kecamatan : Pundong Bantul Telp. (0274)387639

Situs web : http://kec-pundong.bantulkab.go.id

Desa Administratif di Kecamatan Pundong :

  1. Desa Pangjangrejo
  2. Desa Seloharjo
  3. Desa Srihardono

GEOGRAFIS

Wilayah Kecamatan Pundong berbatasan dengan :

  • Utara : Kecamatan Jetis;
  • Timur : Kecamatan Imogiri;
  • Selatan : Kecamatan Kretek;
  • Barat : Kecamatan Bambanglipuro.

Kecamatan Pundong berada di dataran rendah. Ibukota Kecamatannya berada pada ketinggian 20 meter diatas permukaan laut. Jarak Ibukota Kecamatan ke Pusat Pemerintahan (Ibukota) Kabupaten Bantul adalah 10 Km. Kecamatan Pundong beriklim seperti layaknya daerah dataran rendah di daerah tropis dengan dengan cuaca panas sebagai ciri khasnya. Suhu tertinggi yang tercatat di Kecamatan Pundong adalah 30ºC dengan suhu terendah 24ºC. Bentangan wilayah di Kecamatan Pundong 67% berupa daerah yang datar sampai berombak, 30% berupa daerah yang berombak sampai berbukit dan 3% berupa daerah yang berbukit sampai bergunung.

PENDUDUK

Kecamatan Pundong dihuni oleh 7.675 KK. Jumlah keseluruhan penduduk Kecamatan Pundong adalah 32.950 0rang dengan jumlah penduduk laki-laki 15.898 orang dan penduduk perempuan 17.052 orang. Tingkat kepadatan penduduk di Kecamatan Kretek adalah 1.394 jiwa/Km2. Sebagian besar penduduk Kecamatan Pundong adalah petani. Dari data monografi Kecamatan tercatat 15.366 orang atau 46,6 % penduduk Kecamatan Pundong bekerja di sektor pertanian.

SENTRA INDUSTRI

• Panjangrejo, sentra kerajinan gerabah.
• Srihardono, sentra industri krupuk.

WISATA ALAM / BUATAN

1. GOA JEPANG

Goa ini berada di dusun Ngreco, dan Poyahan, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul. Gua Jepang merupakan peninggalan Perang Dunia II. Sebagai sarana pertahanan militer ( masa ) Jepang pada tahun. 1942-1945, terutama setelah Jepang mempertahankan diri dari kedatangan sekutu di Indonesia. Terdapat 18 bangunan bunker yang sebagian besar masih dalam keadaan utuh.

2. SITUS SUROCOLO

Berada di dusun, Poyahan, Seloharjo. Di situs ini terdapat sendang Surocolo dan tiga buah gua yaitu : Gua Surocolo, Gua Tawas, dan Gua Penek. Disekitar situs ditemukan pula arca Mahakala, Jaladwara, batu-batu candi. dan batu- batu Prasasti. Gua Surocolo merupakan peninggalan masa Hindu yang berlanjut sampai masa Islam.

CAGAR BUDAYA

Pleret merupakan kawasan cagar budaya petilasan jaman Mataram Kerto yaitu ibukota Mataram yang sebelumnya di Kotagede. Kraton ini didirikan oleh Sultan Agung. Peninggalan-peninggalan Keraton Kerta dapat dikatakan sangat minim. Peninggalan yang minim itu pun tidak begitu banyak membantu untuk memperkirakan bagaimanakah kira-kira bentuk Keraton Kerta pada zamannya. Potensi fisik yang dipunyai kawasan cagar budaya ini adalah Masjid,sisa-sisa bangunan kraton, tembok keliling, serta makam Ratu Malang di Gunung Kelir.