Pariwisata Bantul Berkembang, Pengaruhi Perkembangan Sektor Lain Pula

Sektor pariwisata merupakan ikon suatu daerah yang mempunyai ciri khas masing-masing dan sangat mempengaruhi perkembangan daerah tersebut. Kepariwisataan suatu daerah juga merupakan daya tarik bagi masyarakat luar untuk berkunjung dan menikmati berbagai obyek wisata. "pemerintah Bantul sangat mendukung pengembangan kepariwisataan. Berbagai promosi dilakukan untuk lebih mengenalkan wisata, budaya, seni, kerajinan serta daerah Bantul kepada masyarakat luar. Dana promosi wisata selain dari APBD juga dari sumber lain yaitu kerjasama dengan pihak swasta,"jelas Assek II Pemerintahan dan Pembangunan DR.Drs.Suyoto HS,Msi,MMA saat menyambut rombongan DPRD Kota Bontang Kaltim pada hari Jumat (30/12).

Promosi pengembangan pariwisata Bantul merupakan tugas bersama pemerintah, masyarakat dan swasta. Sesuai Perda No.3 tahun 2004, pengembangan kepariwisataan berbasis masyarakat masuk dalam RIPDa (Rencana Induk Pengembangan Daerah) kabupaten Bantul. Selain itu untuk mempromosikan pariwisata Bantul melalui Java Promo yang merupakan kerjasama antar daerah Bantul-DIY-Jateng, setiap tahun menyalurkan dana 50 juta untuk masing-masing daerah.

Pariwisata Bantul meningkat mempengaruhi pula peningkatan di sektor-sektor lain, antara lain pertanian, kerajinan (home industri), kesenian, budaya, perdagangan, serta beberapa sektor lain. Selain itu, dengan peningkatan pariwisata maka akan meningkatkan pula kesejahteraan masyarakat. Berbagai ide dan inovasi baru diciptakan untuk mengembangkan pariwisata. Beberapa pantai di Bantul ditata dan dibentuk untuk lebih menarik wisatawan. Selain itu mengembangkan obyek wisata yang sudah ada seperti pantai, daerah kerajinan, daerah industri rumah tangga, pemerintah Bantul juga mengembangkan desa wisata yaitu daerah pilihan yang mempunyai potensi dan patut untuk diangkat sehingga bisa menambah ragam wisata di Bantul. (dew)

Berbagi:

Pos Terbaru :