Rangkaian Sanden Fair 2025 yang menjadi puncak peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kapanewon Sanden resmi ditutup dengan meriah, Sabtu (30/08/2025). Tema yang diangkat oleh Sanden Fair merupakan konsep yang diturunkan dari amanat Gubernur DIY, bahwa Sanden termasuk kawasan gerbang selatan.
Acara penutupan diawali dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba karnaval tingkat TK hingga SMA yang berlangsung sejak 28 Agustus yang lalu. Puncak acara dimeriahkan dengan siaran langsung program Angkringan TVRI yang digelar di Pendopo Kapanewon Sanden, menghadirkan nuansa budaya dan hiburan khas masyarakat Bantul.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bantul, Fenty Yusdayati dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sanden Fair 2025 berhasil mencatatkan transaksi sebesar Rp 100 juta selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Capaian ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat sekaligus potensi ekonomi lokal yang dapat terus dikembangkan,” tutur Fenty.
Panewu Sanden, Deni Ngajis Hartono, mengungkapkan apresiasinya atas suksesnya acara ini. Tahun ini Sanden Fair lebih berkembang dengan sokongan Dana Keistimewaan dan dukungan penuh dari masyarakat. Ia berharap Sanden Fair dapat kembali digelar di tahun-tahun mendatang. Menurutnya, selain menjadi ajang pelestarian budaya, acara ini juga mampu memaksimalkan potensi lokal.
“Acara ini merupakan media untuk menunjukkan bahwa Sanden ora kaleng-kaleng," ujarnya Deni penuh semangat.
Dengan penutupan ini, Sanden Fair 2025 tidak hanya menjadi perayaan hari kemerdekaan, tetapi juga wadah promosi produk lokal dan hiburan masyarakat yang memupuk rasa bangga terhadap daerahnya. (Ans)