Percepat Digitalisasi Keuangan Kalurahan, Bantul Luncurkan QRISTALKU

Dalam rangka percepatan digitalisasi tata kelola keuangan kalurahan, Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) dan Bank BPD DIY, digelar peluncuran inovasi Sistem Pembayaran Non-Tunai Berbasis QRIS dengan mengusung tema QRISTALKU (QRIS untuk Pendapatan Asli Lancar, Kalurahan Unggul). Peluncuran inovasi ini dilaksanakan pada Rabu (10/6/2026) di Ruang Mandhala Saba, Gedung Induk Lantai 3 Komplek Kantor Bupati Bantul. 

Pada Tahun 2025, Pendapatan Asli pada 75 kalurahan di Kabupaten Bantul mencapai kurang lebih 28,3 Milyar. Hal ini menunjukkan potensi pendapatan asli kalurahan yang cukup besar. Namun, dari data yang ada, sebagian kalurahan belum dapat mencapai target yang telah ditentukan. Hal inilah yang menjadi dasar dicetuskannya inovasi QRISTALKU. 

Inovasi QRISTALKU, menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Afif Umahatun, bertujuan untuk meningkatkan transparansi serta kecepatan penerimaan pendapatan kalurahan. “Tujuan program ini untuk meningkatkan transparansi dan kecepatan penerimaan pendapatan asli kalurahan di Kabupaten Bantul agar pengelolaan keuangan lebih efektif, efisien, dan akuntabel," ujarnya.  

Sementara itu, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta memberikan apresiasi atas peluncuran program ini. Hal ini memiliki peran penting bagi pembangunan di Kabupaten Bantul, khususnya dalam langkah nyata implementasi pemerintahan digital sehingga akan mengakselerasi transformasi digital dan peningkatan tata kelola keuangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul. 

Dirinya juga berharap agar penggunaan QRISTALKU ini disosialisasikan ke masyarakat sampai ke tingkat padukuhan, bahkan RT. “Saya juga berharap agar kegiatan hari ini jangan berhenti sampai di sini saja. Sosialisasikan penggunaan qris ini secara masif hingga ke tingkat padukuhan dan RT, agar masyarakat tidak gagap teknologi dan merasa nyaman bertransaksi digital. Mari kita jadikan momentum ini sebagai batu loncatan untuk membawa Kabupaten Bantul menjadi daerah yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera melalui ekosistem digital yang sehat,” pungkas Aris. (Pg)

Berbagi:

Pos Terbaru :