Pemerintah Kabupaten Bantul menyerahkan secara simbolis bantuan kain seragam sekolah gratis bagi siswa SD, MI, SMP, dan MTs se-Kabupaten Bantul pada Senin (21/9/2026). Program yang bersumber dari APBD Kabupaten Bantul Tahun Anggaran 2026 tersebut menyasar sebanyak 25.498 siswa dengan total pagu anggaran Rp4,485 miliar.
Penyerahan secara simbolis untuk jenjang SMP dan MTs dilaksanakan oleh Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih, pada pukul 08.00 WIB di SMPN 1 Bantul. Sementara itu, penyerahan simbolis untuk jenjang SD dan MI dilaksanakan oleh Wakil Bupati Bantul, H. Aris Suharyanta, S.Sos., M.M., pada pukul 11.00 WIB di SDN Bantul Timur.
Dalam laporannya, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bantul, Titik Sunarti Widyaningsih menyampaikan bahwa program pengadaan kain seragam gratis merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Bantul dalam mendukung layanan pendidikan sekaligus meringankan beban orang tua dan wali murid.
Untuk jenjang SD dan MI, bantuan kain seragam diperuntukkan bagi siswa kelas 1 Tahun Ajaran 2026/2027 dengan jumlah sasaran 12.333 siswa dan pagu anggaran sebesar Rp2.142.205.000. Sementara itu, untuk jenjang SMP dan MTs, bantuan diperuntukkan bagi siswa kelas 7 Tahun Ajaran 2026/2027 dengan sasaran 13.165 siswa dan pagu anggaran sebesar Rp2.343.660.000.
Dengan demikian, secara keseluruhan program seragam gratis tersebut menjangkau 25.498 siswa dari jenjang SD, MI, SMP, dan MTs, baik negeri maupun swasta, dengan total pagu anggaran sebesar Rp4.485.865.000.
Distribusi kain seragam dilaksanakan kepada satuan pendidikan dan madrasah di Kabupaten Bantul. Data jumlah penerima disusun berdasarkan hasil Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 pada masing-masing satuan pendidikan dan madrasah.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyampaikan bahwa pendidikan merupakan investasi penting dalam membangun masa depan Kabupaten Bantul. Di tengah keterbatasan fiskal dan efisiensi, Pemerintah Kabupaten Bantul terus berupaya memastikan setiap anak memperoleh kesempatan mendapatkan pendidikan yang layak, berkualitas, dan berkeadilan.
“Program ini bukan sekadar memberikan pakaian seragam kepada anak-anak, melainkan bagian dari ikhtiar Pemerintah Kabupaten Bantul untuk mendukung pemerataan dan peningkatan layanan pendidikan,” ujar Halim.
Menurutnya, melalui program tersebut pemerintah daerah ingin memastikan seluruh siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan rasa percaya diri, nyaman, dan setara dengan teman-temannya.
Halim juga berpesan kepada para siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya, menghormati guru dan orang tua, serta terus berusaha menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, dan berprestasi.
“Seragam sekolah boleh sama, tetapi cita-cita kalian boleh berbeda-beda. Gantungkan cita-cita kalian setinggi-tingginya,” pesannya.
Sementara itu Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta menyampaikan bahwa pemberian seragam gratis merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bantul dalam menghadirkan pendidikan yang merata, berkualitas, inklusif, dan dapat diakses seluruh anak.
Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi bagi keluarga penerima, tetapi juga menjadi penyemangat bagi siswa untuk lebih rajin belajar dan meraih cita-cita.
“Dengan seragam yang sama, kita ingin menanamkan pesan bahwa setiap anak memiliki kedudukan dan kesempatan yang sama untuk belajar dan meraih cita-cita, tanpa membedakan latar belakang ekonomi maupun keluarganya,” tutur Aris.
Lebih lanjut, Aris mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, orang tua, hingga masyarakat, untuk terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bantul. Ia juga menekankan pentingnya menyiapkan generasi muda yang cerdas dan berkualitas sebagai bagian dari upaya menyongsong Indonesia Emas 2045.
Program seragam gratis tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa dan keluarga, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Bantul dalam mewujudkan layanan pendidikan yang merata dan berkeadilan. (Ag)



