Ketua dan Wakil Ketua OSIS, OSIM, dan IPM hasil Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) Serentak Tahun 2026 dikukuhkan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul pada Selasa (29/09/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada pelajar dalam menjalankan proses demokrasi secara jujur, adil, dan bertanggung jawab.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menyampaikan apresiasi kepada KPU Kabupaten Bantul yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan Pemilos Serentak 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan terobosan dalam pendidikan demokrasi bagi generasi muda.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bantul saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada KPU Kabupaten Bantul yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan Pemilos Serentak sebagai bagian dari upaya pendidikan demokrasi bagi generasi muda. Ini merupakan suatu terobosan yang luar biasa,” tutur Wabup.
Ia mengatakan, Pemilos menjadi langkah nyata untuk mengenalkan nilai-nilai demokrasi sejak dini. Selain itu, para pelajar mendapatkan pengalaman langsung mengenai proses pemilihan yang jujur, adil, dan bertanggung jawab.
Aris juga mengingatkan para ketua dan wakil ketua organisasi siswa yang dikukuhkan bahwa jabatan tersebut bukan sekadar sebuah seremoni. Pengukuhan, menurutnya, merupakan bentuk kepercayaan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Pengukuhan yang dilaksanakan hari ini bukan sekadar seremoni atau penanda bahwa saudara telah terpilih menjadi ketua dan wakil ketua OSIS, OSIM maupun IPM. Lebih dari itu, pengukuhan ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Ia menekankan, seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu memberikan arahan, tetapi juga harus menjadi teladan, mampu mendengarkan aspirasi, membangun komunikasi, serta mengajak seluruh anggota bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Aris berharap organisasi siswa dapat menjadi ruang bagi para pelajar untuk belajar kepemimpinan, mengembangkan kreativitas, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Jadikan perbedaan pilihan dalam Pemilos sebagai pembelajaran bahwa demokrasi bukan tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah, melainkan bagaimana kita tetap bersatu untuk mewujudkan kepercayaan bersama,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Bantul akan terus mendukung upaya pembentukan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, kreatif, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
“Karena masa depan Bantul berada di tangan generasi muda yang hari ini sedang mempersiapkan diri melalui berbagai pengalaman dan pembelajaran,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bantul, Joko Santosa, berpesan kepada para pengurus OSIS, OSIM, dan IPM yang baru dikukuhkan agar mampu menjaga integritas selama menjalankan amanah kepemimpinan.
“Kepengurusan OSIS, OSIM, IPM tahun ini harus mampu menjaga integritas. Karena inti dari seorang pemimpin itu adalah kepercayaan,” kata Joko.
Ia juga mendorong para pelajar untuk menjadi agen demokrasi yang sehat dengan menunjukkan praktik kepemimpinan yang bebas dari hoaks, politik adu domba, maupun perundungan atau bullying.
“Jadilah Anda teladan dalam menyuarakan aspirasi secara santun dan rasional. Kami berharap di pundak adik-adik semuanya ini kami titipkan demokrasi ke depan yang lebih baik lagi. Jadilah seorang pemimpin yang lebih baik lagi,” ujarnya. (Fza)




