Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok

Gerakan pangan murah dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia Ke-46 digelar di Pendopo Pemda II Manding, Trirenggo, Bantul pada Jumat (23/10/2026). Diawali dengan senam bersama, sejumlah stan bahan pangan pokok ramai dikunjungi masyarakat sekitar. 

Pangan merupakan salah satu hak dasar bagi setiap manusia. Keterjaminan dalam mengakses bahan pangan pokok yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau harus selalu menjadi prioritas utama, karena pangan adalah fondasi utama dalam menjaga kesehatan, kualitas hidup, serta produktivitas masyarakat. Namun, harga komoditas pangan pokok strategis di lapangan seringkali mengalami dinamika dan fluktuasi harga, yang sangat mudah dipengaruhi oleh faktor musim, masa panen, iklim, hingga harga komoditas di tingkat nasional maupun internasional.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Joko Waluyo, Gerakan Pangan Murah ini juga menjadi salah satu upaya menjaga stabilitas pasokan pangan dan harga pangan. Selain itu, juga sebagai upaya pemantapan ketersediaan pangan maupun pasokan pangan yang ada di Kabupaten Bantul. 

“Gerakan Pangan Murah ini sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan pangan dan harga pangan, sekaligus upaya pemantapan ketersediaan pangan maupun pasokan pangan di Kabupaten Bantul. Karena harga pangan sangat fluktuatif, jadi kami harus memonitor dan memberikan kontribusi pada daerah yang harga pangannya melonjak,” lanjut Joko Waluyo. 

Sementara itu, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta mengungkapkan bahwa gerakan pangan murah ini hadir sebagai bentuk komitmen dan wujud kepedulian bersama untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pangan pokok berkualitas dengan harga yang jauh lebih terjangkau. 

Aris juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan Gerakan Pangan Murah ini dengan bijaksana. “Mari kita manfaatkan momentum gerakan pangan murah ini dengan sebaik-baiknya. belanjalah secara bijak sesuai dengan kebutuhan keluarga masing-masing, tidak perlu panik atau melakukan aksi borong secara berlebihan,” pungkas Aris. (Pg)

Berbagi:

Pos Terbaru :