Hujan Mulai Turun, GP Ansor Bantul Tetap Lanjut Dropping Air Bersih

Setelah 174 haru tanpa hujan, sejumlah wilayah di Bantul mulai diguyur hujan pada 24 Oktober 2026. Kendati demikian, masih ada wilayah yang membutuhkan distribusi air bersih akibat kemarau panjang enam bulan terakhir. Sebab itu lah, Gerakan Pemuda Ansor masih terus melakukan dropping air bersih yang diberangkatkan dari kantor PCNU Bantul pada Minggu (25/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 250.000 liter air bersih atau setara 50 tangki didistribusikan ke lima kapanewon, yakni Imogiri, Piyukangan, Dlingo, Pajangan, dan Pundong. Distribusi dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah, sekaligus menindaklanjuti permohonan masyarakat yang diterima Gerakan Pemuda Ansor.

Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bantul, Ahmad Sidik, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif organisasi untuk membantu masyarakat yang masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Meskipun hujan mulai turun pada akhir Oktober, permohonan bantuan air bersih masih diterima. Oleh karena itu, distribusi tetap dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan dan kemampuan penyaluran di masing-masing wilayah.

“Jika hari ini hanya mampu satu tangki, ya nanti disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan penyaluran,” ujarnya.

Ahmad Sidik menambahkan, upaya penyaluran air bersih telah dilakukan secara bertahap sejak Agustus hingga Oktober 2026. Selain melalui PC Gerakan Pemuda Ansor, aksi serupa juga diinisiasi oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) di sejumlah wilayah. Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan yang menjadi bagian dari gerakan organisasi.

Hadir dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bantul beserta jajaran yang telah berkontribusi membantu masyarakat terdampak kekeringan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bantul, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih atas kepedulian Gerakan Pemuda Ansor melalui aksi sosial kemanusiaan berupa bantuan air bersih. Kita mengetahui bahwa sejumlah wilayah masih mengalami kekeringan. Karena itu, diperlukan kepedulian dan respons untuk membantu sesama,” ungkapnya.

Ia berharap semangat kepedulian dan gotong royong seperti yang ditunjukkan Gerakan Pemuda Ansor dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Menurutnya, membantu sesama merupakan bentuk pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi orang lain.

Selain aksi distribusi air bersih, Ahmad Sidik juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas relawan dalam menghadapi situasi kebencanaan. Ia berharap pelatihan lanjutan tanggap bencana dapat diselenggarakan pada 2027 agar para kader memiliki kesiapan dan kemampuan yang semakin baik dalam merespons kondisi darurat. (Els

Berbagi:

Pos Terbaru :