Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Bantul Minggu ke 1 Januari 2026
Pada transisi tahun menuju awal Januari 2026, kondisi harga pangan di Kabupaten Bantul menunjukkan dinamika yang bervariasi. Secara umum, masyarakat dapat bernapas lega terkait harga beras dan minyak goreng yang terpantau sangat stabil, namun perlu mewaspadai kenaikan pada komoditas sayuran dan kacang-kacangan.
1. Stabilitas pada Kebutuhan Utama
Komoditas strategis seperti Beras (Premium, Medium, dan Bulog) serta seluruh jenis Minyak Goreng (Curah, Minyakita, dan Kemasan) tidak mengalami fluktuasi harga atau tetap stabil. Hal yang sama juga terjadi pada Gula Pasir Curah yang bertahan di harga Rp 16.400 per kg, memberikan kepastian bagi kebutuhan dapur dasar warga.
2. Penurunan Drastis pada Kelompok Cabai dan Ayam
Kabar baik datang dari sektor hortikultura dan peternakan. Harga Cabai mengalami penurunan yang sangat signifikan, terutama Cabai Rawit Hijau yang anjlok sebesar Rp 8.900 dan Cabai Rawit Merah yang turun Rp 5.900 per kg. Selain itu, Daging Ayam Broiler juga mengalami penurunan harga yang cukup terasa, yakni sebesar Rp 2.800 per kg, diikuti oleh penurunan harga Telur Ayam Ras.
3. Kenaikan Signifikan pada Bumbu dan Kacang-kacangan
Sektor yang perlu mendapat perhatian adalah kelompok bumbu dapur dan kacang-kacangan. Kacang Tanah mencatatkan kenaikan harga tertinggi dalam daftar ini, yaitu melonjak sebesar Rp 6.040 per kg. Kelompok bawang-bawangan (Bawang Merah, Bawang Putih, dan Bawang Bombay) juga kompak merangkak naik. Begitu pula dengan sektor perikanan, di mana Ikan Teri Asin dan Ikan Kembung mengalami kenaikan harga di kisaran Rp 1.800 hingga Rp 2.200.
4. Komoditas Lainnya
Beberapa bahan pelengkap seperti Garam, Mie Instan, dan Tempe mengalami kenaikan tipis (rata-rata di bawah Rp 500), yang meskipun kecil, tetap berkontribusi pada total belanja harian rumah tangga.
Ayo Belanja Bijak !
Inflasi Terkendali, Everybody Happy !
#TPID #GNPIP #inflasiterkendali
Perbandingan-Harga-Bahan-Pokok-Januari-2026-Minggu-1.pdf
Rerata-Harga-Bahan-Pokok-Januari-2026-Minggu-ke-1.pdf

