Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah digelar dengan khidmat di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Minggu (30/11/2025). Acara ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen Muhammadiyah dalam memajukan umat melalui berbagai bidang kehidupan, sekaligus mempererat sinergi antara organisasi dengan pemerintah daerah.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Muhammadiyah atas kontribusi nyata yang terus diberikan selama lebih dari satu abad. Menurutnya, peran Muhammadiyah dalam pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan bidang keagamaan telah menjadi bagian penting dari pembangunan di Kabupaten Bantul.
“Kontribusi Muhammadiyah melalui sekolah, rumah sakit, panti asuhan, dan berbagai amal usaha selama ini benar-benar dirasakan masyarakat. Muhammadiyah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam upaya memajukan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Memasuki usia ke-113, Aris mengharapkan Muhammadiyah semakin memperkokoh sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh lapisan masyarakat. “Bersama, mari kita wujudkan Kabupaten Bantul yang lebih maju, berdaya saing, dan berkeadilan. Semoga semangat gerakan dakwah, inovasi, dan pemberdayaan yang diusung Muhammadiyah menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi muda,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Milad ke-113 Muhammadiyah menuturkan bahwa perjalanan panjang Muhammadiyah selama lebih dari satu abad merupakan bukti keteguhan organisasi dalam memajukan umat, bangsa, dan kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah terus bergerak tanpa kenal lelah melalui pembinaan keagamaan, pendidikan, kesehatan, sosial, pemberdayaan masyarakat, ekonomi, serta berbagai aspek lainnya sebagai bagian dari misi dakwah dan tajdid gerakan.
“Pada milad tahun ini, Muhammadiyah mengangkat tema Memajukan Kesejahteraan Bangsa. Fokus gerakan diarahkan pada tiga sasaran: memperkuat dan memperluas usaha-usaha kesejahteraan, mendukung kebijakan pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan umum sebagaimana amanat UUD 1945, serta membangun kesejahteraan sosial-ekonomi yang bertumpu pada kesejahteraan rohani sehingga melahirkan kesejahteraan yang utuh,” jelasnya.
Acara resepsi ini tidak hanya menjadi perayaan sejarah panjang Muhammadiyah, tetapi juga momentum refleksi dan penguatan komitmen untuk terus berkontribusi bagi kesejahteraan bangsa, khususnya masyarakat Kabupaten Bantul. (Ami)




