Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bantul menggelar peringatan Hari Kartini tahun 2026 di Pendopo Parasamya Pemerintah Kabupaten Bantul, pada Selasa (28/04/2026). Mengusung tema besar "Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi" dengan subtema "Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045", kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah dan nasional.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh 288 perwakilan dari 27 organisasi Wanita di Kabupaten Bantul serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Derah (Forkopimda) dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Bantul.
Ketua GOW Kabupaten Bantul, Siti Pramudiyati Sahlaningsih, dalam laporannya menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar rutinitas seremonial. Ia menekankan pentingnya perempuan untuk memiliki visi besar demi kemajuan bangsa.
"Kita harus terus bermimpi agar Indonesia betul-betul menjadi negara yang makmur di tahun 2045. Peringatan ini adalah momentum refleksi bagi perempuan untuk terus berdaya dan melindungi anak sebagai generasi penerus bangsa," ujar Siti Pramudiyati.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanto, yang hadir mewakili Bupati Bantul, menekankan bahwa emansipasi di era digital 2026 telah mengalami pergeseran makna. Menurutnya, emansipasi saat ini bukan lagi sekadar menuntut hak dasar, melainkan tentang kebebasan untuk berdaya tanpa batas.
"Perempuan Bantul bukan lagi sekadar pendukung, melainkan bagian penting dalam mesin penggerak ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Kartini modern adalah mereka yang fasih menggunakan teknologi untuk memperluas akses informasi, namun tetap teguh memegang akar budaya dan etika," ungkap Aris dalam sambutannya.
Aris juga mendorong agar perempuan di Bantul terus meningkatkan kapasitas diri, menguasai literasi digital, dan menjadi role model dalam menanamkan integritas di keluarga. Pemerintah Kabupaten Bantul, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung perempuan agar sejajar sebagai mitra strategis dalam pembangunan.
Selain agenda formal, kegiatan ini juga menjadi ajang unjuk potensi perempuan Bantul melalui berbagai penampilan, seperti pentas tari, line dance, hingga fashion show kebaya dan kain tenun oleh pengurus GOW. Tak ketinggalan, bazar produk UMKM binaan GOW turut digelar untuk memamerkan geliat ekonomi kreatif perempuan di Bumi Projotamansari.
Peringatan Hari Kartini tahun 2026 ini ditutup dengan harapan agar semangat emansipasi terus menyala, membawa perempuan Bantul menjadi penyangga bangsa yang kokoh, kompetitif, dan inspiratif di tengah tantangan zaman. (Ag-Ami)




