Pemerintah Kabupaten Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan anak melalui kegiatan Peningkatan Kesejahteraan Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu Kabupaten Bantul Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan Selasa, (23/06/2026) di Balai Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bantul, Pambudi Arifin Rakhman, dalam laporannya menyampaikan bahwa masing-masing kalurahan mendapatkan alokasi penerima sebanyak 50 anak sehingga total penerima manfaat mencapai 200 anak.
“Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan keringanan beban bagi orang tua atau wali anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu, sekaligus memastikan mereka memiliki akses pendidikan yang lebih baik serta kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih cerah,” jelas Pambudi.
Ia menambahkan, program ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Bantul terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus agar tetap memiliki semangat dan optimisme dalam menggapai cita-cita.
Sementara itu, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menyampaikan bahwa saat ini berbagai program pemerintah daerah turut terdampak kebijakan efisiensi anggaran. Namun demikian, perhatian kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu, tetap menjadi prioritas.
“Saat ini seluruh kegiatan pemerintah daerah terkena efisiensi, termasuk dalam pemberian tali asih kepada putra-putri Kabupaten Bantul. Namun kami berharap bantuan ini tetap dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi anak-anak sekalian,” ujar Aris.
Lebih lanjut, Aris mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan, sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045 yang dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.
“Seperti yang kita ketahui, Pemerintah Republik Indonesia telah mencanangkan Indonesia Emas 2045. Salah satu ciri Indonesia Emas adalah kesejahteraan masyarakat yang merata dan meningkatnya pendapatan masyarakat. Persaingan menuju tahun 2045 tentu akan semakin berat. Oleh karena itu, mari kita persiapkan putra-putri kita sejak sekarang agar kelak mampu menjadi penerus bangsa yang cerdas, berdaya saing, dan berakhlak mulia,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bantul berharap bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat, tetapi juga menjadi motivasi bagi anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu untuk terus belajar, berkarya, dan menatap masa depan dengan penuh harapan. (Ami)




