Untuk Dukung Percepatan Kabupaten Layak Anak, Tim Gugus Tugas KLA Bantul Audiensi Dengan GKR Hemas

Dalam rangka mewujudkan perlindungan anak dan meningkatkan kualitas generasi bangsa , Kabupaten Bantul melalui Badan Kesejahteraan Keluarga Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana dengan Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) berkomitmen memenuhi hak-hak anak serta mengutamakan kepentingan serta kebaikan anak dengan program dan kegiatan yang disenergikan semua SKPD di Kabupaten Bantul.

Dalam rangka mendukung Bantul menuju Kabuapten Layak Anak tahun 2020 diperlukan koordinasi berbagai elemen pemangku kepentingan, maka BKKPPKB bersama Tim Gugus KLA Kab. Bantul melakukan audiensi dengan GKR Hemas di Pendopo Kraton Kilen, Sabtu (26/12).

Hal tersebut merupakan inti laporan dari ketua rombongan yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Kabupaten Bantul Sunarto, SH. MM di hadapan GKR Hemas.

Selain anggota Fonaba yang berjumlah 30 anak, hadir pula pada acara tersebut Ketua Bapeda Drs. Trisaktiyana, MSi, Kabid. Pemberdayan Perempuan pada BKKPPKB Bantul Anastasia Dyah Setyowati, SH. Mhum, dan anggota Tim Gugus Tugas KLA dari intansi terkait.

Pada saat menyampaikan laporan Sunarto menambahkan bahwa maksud dan tujuan dalam audiensi termasuk melaporkan program dan kegiatan perlindungan anak di Kabupaten Bantul, khususnya upaya pencegahan kekerasan terhadap anak, mengidentifikasikan kearifan lokal dalam mendukung diseminasi pemenuhan dan perlindungan hak anak melalui kabijakan, mensinergikan program dan kegiatan dalam percepatan Kabupaten Bantul layak Anak, sertya memohon dukungan program kagiatan di Kabupaten Bantul manuju Bantul Layak Anak.

Sementara Adon mewakili Fonaba menyampaikan beberapa mermasalahan yang dihadapi anak Bantul yang masih duduk di bangku SMA belum berumur 17 tahun untuk bisa mendapatkan surat keterangan yang mengijinkan bisa berkendara menuju sekolahnya, untuk mengatasi tindak kekerasan antar siswa, trak-trak-an di jalan raya, tindak vandalisme dan sebagainya, tentunya anak Bantul sangat membutuhkan solusi pemecahannya serta sangat membutuhkan suatu ajang yang dapat memberikan ruang antar anak-anak seperti Children Crisis Center dan Children Cultur Center.

Dalam acara tersebut tanggapan dan arahan dari GKR Hemas diantaranya menyampaikan apresiasinya kepada Fonaba yang telah datang ke Dalem Kraton Kilen. “Saya memberikan apresiasi yang baik atas inisiatif Fonaba untuk datang kesini dengan didampingi oleh Kepala SKPD terkait di Kabupaten Bantul untuk beramah tamah dengan saya dalam rangka mencari solusi terhadap beberapa permasalahan yang dihadapi saat ini,” terang GKR Hemas.

Tentunya saya sangat mendukung, tambah GKR Hemas, adanya children crisis center dan children cultur center untuk anak Bantul. Hal tersebut kami harap akan menjadi wahana komunikasi antar anak-anak Bantul dalam mencarai solusi seta sebagai wahana untuk menyalurkan bakat mereka.

Kami mengharap pula kepada anak Indonesia, khususnya kepada anak Bantul untuk dapat membekali diri dengan pendidikan yang setinggi-tingginya, dapat belajar kehiduapan banyak dari kejadian di sekitar kita, sehingga dapat mengambil hikmah positif untuk menjadi masukan dan menjadi bekal kehidupan di mana kita dapat bersosialisasi dengan berbagai macam komunitas. “ Karena anak-anak adalah merupakan aset bangsa dan akan menjadi generasi penerus bangsa dalam meneruskan sejarah dunia yang akan dikenang atas keberhasilannya dan akan dicerca jika meninggalkan suatu kejelekan,” kata GKR Hemas. (sit)

Berbagi:

Pos Terbaru :