UUPKS Nanas Dievaluasi Tim Yuri DIY, Anggotanya Tidak Ada Yang Pra Sejahtera

Kelompok Unit Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga sejahtera (UUPKS) Dusun Semuten Jatimulyo Kecamatan Dlingo dengan keunggulannya dievaluasi tim evaluasi DIY, berlangsung di Rumah Ketua UPPKS Nanas Ny Damini, Selasa (26/4).

Dalam acara tersebut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Bantul Hj. Erna Kusumawati Suharsono, Penjabat Asisten Pemerintahan Kabupaten Bantul Drs. Bambang Guritno, MM, Camat Dlingo. Jajaran Muspika Dlingo, Kepala BKKPPKB Drs. Djoko Sulasmo Nimpuno, M.Kes dan perwakilan SKPD terkait.

Dalam sambutan Bupati Bantul yang disampaikan Drs. Bambang Guritno, MM diantaranya menyampaikan bahwa ketahanan keluarga ditentukan oleh ketahanan mental, spiritual maupun ekonomi keluarga, dimana perempuan sebagai pengendali ekonomi keluarga yang harus bisa diandalkan.

"Untuk itu UUPKS menjadi wadah pemberdayaan perempuan dalam bidang peningkatan perekonomian yang sangat tepat. Karena dikelola oleh perempuan yang difasilitasi oleh pemerintah lewat BKKPPKB untuk memberikan stimulan permodalan dan pendampingannya agar menjadi unit usaha yang bisa memberikan manfaat bagi peningkatan pendapatan keluarga," kata Bupati.

Sementara sambutan Ketua Tim Evaluasi DIY dan selaku Ketua Assosiasi Kelompok UUPKS DIY GKR Bendoro diantaranya mengatakan bahwa UUPKS harus didukung masyarakat maupun pemerintah daerah karena keberadaanya sangat bermanfaat bagi peningkatan ketahanan ekonomi keluarga. "Ketika seorang perempuan mempunyai kreatifitas dalam peningkatan pendapatan keluarga, maka akan lebih dapat memenuhi kebutuhan keluarga dan kebutuhan dirinya sebagai perempuan aktif, sehingga pemberian nafkah dari suaminya tidak akan terganggu oleh keaktifanya," kata GKR Bendoro.

Tim Yuri DIY terdiri dari delapan orang diantaranya selain ketua tim yuri, dari Dinas Kesehatan DIY satu orang, unsur BPD AKU satu orang, unsur BKKBN DIY dua orang, TP PKK satu orang dan dari Disperindagkop satu orang.

Usai penilaian perwakilan Tim yuri Drs. Suryadi diantaranya mengatakan bahwa apa yang dilihat tim yaitu di bidang usaha sangat bagus, namun belun didukung dengan permodalan yang cukup memadahi, dimana setiap anggota, baru bisa mendapat stimulan permodalan sekitar Rp. 2,5 juta. "Hal ini perlu dipikirkan bersama untuk peningkatan permodalan," katanya.

Dahulu, tambah Suryadi, anggota UUPKS adalah para peserta KB yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Namun saat ini semua perempuan desa dapat menjadi anggota UUPKS, karena UUPKS terbukti dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut pelepasan Tim Yuri dilakukan oleh Camat Dlingo Susanto, SH. (sit)

Berbagi:

Pos Terbaru :