Pilihan Kepala Desa di 6 Desa Akan Dilaksanakan Dengan Seleksi

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di enam desa direncanakan menggunakan seleksi dan bekerja sama dengan pihak ketiga. Hal ini dilakukan lantaran pendaftar bakal calon (balon) kepala desa di enam kawasan tersebut lebih dari lima orang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Pemerintah Desa (Pemdes) St. Heru Wismantoro, SIP. MM beberapa waktu lalu di ruang kerjanya. Heru menuturkan keenam desa tersebut adalah Desa Gilangharjo Pandak, Palbapang Bantul, Tirtosari Kretek, Mulyodadi Bambanglipuro, Wukirsari Imogiri dan Tirtomulyo Jetis.

Heru Mengatakan, seleksi tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk menjaring maksimal lima calon kepala desa. Adapun panitia pemilihan desa bekerja sama dengan pihak ketiga dalam melakukan seleksi.

Pihak ketiga tersebut yakni perguruan tinggi seperti UGM, UNY dan APMD Yogyakarta. Adapun seleksi tersebut meliputi tes pengetahuan, akademik, leadership, psikologi dan sebagainya. "Panitia Pilkades telah melakukan lobi-lobi dengan pihak ketiga terutama institusi pendidikan," jelasnya.

Heru menuturkan, Pilkades 2016 akan dilaksanakan 23 Oktober mendatang. Dari sekian ini penyelenggara Pilkades ada 22 desa se Bantul secara serentak. Saat ini tahapan pendaftaran bakal calon sudah selesai. Selain enam desa itu, jumlah pendaftarnya rata-rata kurang dari lima orang. "Adapun tahapannya sekarang, bagi yang calonnya lebih dari lima orang, proses seleksi tengah dimulai. Sementara yang kurang dari lima orang sudah tahapan penetapan bakal calon," terangnya.

Terkait dana, Heru menyatakan Pemkab. mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 5,5 miliar untuk Pilkades. Masing-masing desa akan menerima dana berbeda-beda sesuai kebutuhan masing-masing. "Rata-rata tiap desa menerima Rp. 80 juta hingga Rp 100 juta tergantung jumlah penduduk masing-masing desa. Semakin besar data pemilih semakin besar pula anggaran yang dibutuhkan,"ujarnya.

Heru mangakui, banyaknya warga yang mendaftar sebagai calon kepala desa menunjukan keberhasilan desa dalam membangun demokrasi di tingkat desa. Beberapa faktor lain yang membuat banyaknya peminat menjadi calon kepala desa yakni fasilitas tanah bengkok serta pendaftaran yang tidak dipungut biaya.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bantul Amir Syariffudin berharap, pelaksanaan Pilkades mendatang dapat berlangsung tertib dab lancar. Amir juga berharap, masyarakat benar-benar menjadikan proses Pilkades sebagai alat berdemokrasi yang dapat dilaksanakan secara jujur dan adail. "Kami juga berharap balon Pilkades mampu memegang amanah rakyat dan manjauhi politik uang," tegasnya. (Sit)

Berbagi:

Pos Terbaru :