141 Hektare Lahan Zona Inti Gumuk Pasir Ditata Ulang

Gumuk pasir merupakan kekayaan alam langka yang ada di pantai Bantul, di dunia hanya ada dua, satunya di pantai Mexiko. Keberadaan gumuk pasir sebagai laboratorium alam akan ditata ulang. Sehingga dilahan tersebut nantinya tidak lagi dijumpai bangunan yang dapat menghambat perpindahan pasir.

Untk itu satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bantul mendatangi zona inti gumuk pasir Kamis, (30/9) pagi. Kedatangannya itu untuk mengadakan pengukuran lahan pertanian yang bakal ditebang atau dicabuti tanamannya.

Kepala Bidang Pengendalian Kerusakan dan konservasi tanah Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bantul , Sunarso menjelaskan , SKPD yang berkepentingan dalam pengukuran lahan, masing-masing menugaskan personil untuk melakukan sekaligus menyaksikan pengukuran.

Diantara SKPD yang berkepentingan seperti BLH, Dinas Pertanian dan Kelautan (DKP), Dinas Kebudayaan dan pariwisata (Disbudpar), Sat Pol PP, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan sejumlah instansi pemerintah Kabupaten Bantul.

Sunarso menuturkan, kegiatan pengukuran lahan dari lintas SKPD ini hanya memberi batas lahan. Setelah diberi batas, diharapkan petani maupun kelompok tani (poktan) setempat bersedia membersihkan sendiri lahan di gumuk pasir yang selama ini mereka garap. "Jadi kami hanya memberikan tanda, bagian-bagian mana yang harus bersih," jelasnya.

Namun apabila petani atau penggarap lahan tidak mau membersihkan sendiri tanamannya, maka nantinya akan dibantu pemerintah. Artinya sejumlah tanaman di lahan yang telah diberikan tanda, akan dicabut paksa oleh aparat. " Diharapkan pada tanggal 1 Oktober sudah mulai kegiatan membersihkan lahan secara mandiri oleh warga," harapnya.

Upaya pengukuran yang nantinya dilanjutkan dengan pencabutan sejumlah tanaman di area gumuk pasir, menurut Sunarso adalah upaya pemerintah untuk melestraikan gumuk. Karena itu pihaknya meminta agar masyarakat memahami dan se visi dengan rencana pemerintah.

"Harapan kami, penertiban gumuk pasir berjalan lancar. Karena pada dasarnya kegiatan ini untuk kesejahteraan masyarakat juga," klaimnya.

Sementa pada kesempatan tersebut disampaikan oleh Ka sat Pol PP Drs. Hermawan Setiaji, SIP. MM beberapa hari lalu dikantornya. Tak hanya bangunan, sejumlah tanaman di area gumuk pasir juga akan ditata ulang, dengan adanya program pemangkasan sebagian tanaman. "Meski bakal ada pemangkasan sejumlah tanaman di zona inti gumuk pasir, tidak semua tanaman akan dimusnahkan, " katanya. (Sit)

Berbagi:

Pos Terbaru :