Sebagai upaya mempererat kerukunan masyarakat serta menjaga kondusivitas wilayah, Pemerintah Kabupaten Bantul menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon (Forkopimkap) yang bertempat di Sasana Krida Komplek Rumah Dinas Bupati Bantul, pada Selasa (9/6/2026).
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, dalam arahannya meminta seluruh unsur kewilayahan, khususnya Babinsa dan Bhabinkamtibmas, untuk lebih intensif hadir di tengah masyarakat guna menjaga kondusivitas wilayah masing-masing. Menurutnya, berbagai peristiwa yang sempat terjadi harus menjadi pelajaran bersama agar tidak terulang kembali.
“Melalui forum ini saya menegaskan kembali bahwa Bantul tidak memberikan ruang bagi tindakan intoleransi. Kita harus memperkuat komitmen untuk menjaga kamtibmas, merawat kerukunan antarwarga, dan menumbuhkan sikap toleransi yang sejati. Perbedaan suku, ras, agama, maupun golongan adalah keniscayaan, tetapi persatuan adalah kewajiban yang harus kita perjuangkan bersama,” tegasnya.
Wabup menambahkan, upaya pencegahan konflik sosial tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan, untuk membangun ruang dialog yang inklusif dan memperkuat komunikasi di tingkat akar rumput.
Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi peran kelompok Jaga Warga sebagai modal sosial yang dimiliki Bantul. Menurutnya, Jaga Warga tidak hanya berfungsi menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam mendeteksi potensi gesekan sosial dan menjaga keharmonisan antarwarga.
“Saya meminta kepada Forkopimkap, para Panewu, Danramil, dan Kapolsek untuk mengoptimalkan peran Jaga Warga yang ada di tengah masyarakat. Mereka bukan hanya penjaga keamanan fisik, tetapi juga duta keharmonisan. Jika Jaga Warga berfungsi optimal, maka deteksi dini terhadap potensi intoleransi dan gangguan kamtibmas dapat dilakukan serta diselesaikan secara damai dan kekeluargaan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul, Fauzan Mu'Arifin, menjelaskan bahwa Rakor Forkopimkap merupakan agenda berkelanjutan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan berbagai persoalan di masyarakat.
“Pada pertemuan pertama yang lalu, kita telah mengikuti Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon dengan narasumber Ibu Kajari. Pada kesempatan kedua ini, kita menghadirkan narasumber Wakapolres dengan tema yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi di bidang kamtibmas serta berbagai permasalahan yang berkembang di masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, forum tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan Forkopimkap dalam merespons berbagai persoalan yang muncul di wilayah, sekaligus mematangkan koordinasi antarinstansi agar penanganan masalah dapat dilakukan secara cepat dan tepat. (Fza)




