Di tengah upaya meningkatkan kualitas keluarga dan mempercepat penurunan stunting, peran Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) semakin strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta memperkuat ketahanan keluarga di masyarakat. Semangat tersebut menjadi salah satu pesan yang mengemuka dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Indonesia yang digelar pada Senin (27/7/2026).
Kegiatan yang dihadiri Bupati Bantul, jajaran Pemerintah Kabupaten Bantul, penyuluh KB se-Kabupaten Bantul, serta perwakilan penyuluh KB dari Daerah Istimewa Yogyakarta ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen, profesionalisme, dan sinergi para penyuluh dalam mendukung Program Bangga Kencana serta mewujudkan keluarga yang berkualitas.
Dalam sambutannya, Bupati Bantul menyampaikan apresiasi atas dedikasi para penyuluh KB yang selama ini hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, penyuluh KB tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi pendamping keluarga dalam menghadapi berbagai persoalan, mulai dari perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, hingga pencegahan stunting.
“Saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-19 IPeKB Indonesia. Teriring harapan semoga seluruh Penyuluh KB se-Kabupaten Bantul dan Daerah Istimewa Yogyakarta senantiasa diberikan kesehatan serta mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya demi terwujudnya keluarga Indonesia yang sehat dan sejahtera,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dibangun sejak dari keluarga. Oleh karena itu, keberadaan penyuluh KB menjadi bagian penting dalam menciptakan keluarga yang sehat, tangguh, dan berdaya saing melalui edukasi, pembinaan ketahanan keluarga, serta pendampingan bagi keluarga berisiko stunting.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara, Agustinus Joko Iswantoro, mengatakan bahwa peringatan HUT ke-19 IPeKB Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi penyuluh KB agar mampu menjawab tantangan pembangunan keluarga yang terus berkembang. Menurutnya, penyuluh KB dituntut untuk adaptif terhadap perubahan, memanfaatkan teknologi dalam memberikan edukasi, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
Melalui peringatan HUT ke-19 ini, diharapkan semangat pengabdian para penyuluh KB semakin tumbuh sehingga mampu menghadirkan pelayanan yang profesional, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, penyuluh KB diharapkan terus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat, sejahtera, dan berkualitas. (ADS)




