Kebutuhan akan ruang aktualisasi bagi pelajar untuk mengembangkan potensi, berkreasi, dan berkolaborasi semakin penting di tengah perubahan zaman. Semangat inilah yang mewarnai penyelenggaraan Malam Puncak Pentas Budaya Pelajar Bantul Fest 2026 di Gerbang Pleret, Bantul pada Sabtu (27/6).
Kegiatan yang digelar oleh Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Bantul ini mengusung tema “Berekspresi, Bersinergi, Menginspirasi”. Pentas yang ditampilkan pun beragam, mencakup penampilan seni tari, dalang, musik, penampilan bintang tamu lokal hingga bazar UMKM.
Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menilai kegiatan ini penting sebagai ruang tumbuh pelajar di luar pendidikan formal. Ia menekankan bahwa tantangan zaman menuntut generasi muda tidak hanya kreatif, tetapi juga berkarakter dan mampu berkolaborasi.
Aris juga menegaskan bahwa budaya dan kreativitas pelajar perlu terus dihidupkan, bukan sekadar ditampilkan sebagai pertunjukan, tetapi menjadi bagian dari pembentukan karakter dan nilai kebangsaan menuju generasi yang siap menghadapi masa depan.
"Kegiatan ini merupakan wadah yang sangat baik bagi para pelajar untuk menampilkan kreativitas, mengembangkan potensi, memperkuat kolaborasi, sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap seni, budaya, dan nilai-nilai kebangsaan di tengah perubahan zaman," ujar Aris.
Ketua Panitia Muhammad Fuad Hasan menyebut Pelajar Bantul Fest bukan hanya agenda seremonial, tetapi ruang belajar bersama yang membuka kesempatan bagi pelajar untuk bertukar gagasan dan membangun jejaring. Menurutnya, dari ruang seperti ini diharapkan lahir generasi pelajar yang lebih kreatif, inovatif, serta memiliki daya saing, tanpa meninggalkan nilai kebangsaan dan keislaman sebagai pondasi.
Memperkuat pesan tersebut, Ketua Tanfidziyah PCNU Bantul, Imam Muhsin mengingatkan bahwa pelajar hari ini sedang berada pada fase pembentukan kapasitas diri. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan masa menjadi pelajar untuk terus mengasah kompetensi dan kesiapan menjadi pemimpin di masa depan.
"Manfaatkan kesempatan saat menjadi pelajar ini untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat kapabilitas, dan terus belajar agar ke depan siap menjadi pemimpin masa depan," ujarnya. (Hahn)





