Sebagai wujud syukur atas melimpahnya hasil laut dan kunjungan wisatawan, masyarakat dan nelayan pantai depok yang tergabung dalam Koperasi Wisata Mina Bahari 45 menggelar upacara adat pada Senin (06/07/2026).
Tradisi yang telah berjalan selama puluhan tahun tersebut diawali dengan kirab gunungan dari hasil bumi dan juga olahan ikan hasil tangkapan laut. Sesampainya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Depok, gunungan tersebut didoakan oleh tokoh agama setempat sebelum akhirnya dibawa ke bibir pantai untuk dirayah oleh warga dan wisatawan.
“Tradisi ini sudah berjalan sejak tahun 1998 hingga saat ini, sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kenikmatan berupa rezeki dari hasil bumi dan kunjungan wisatawan,” kata Parman selaku ketua panitia.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih dalam sambutannya memberikan apresiasi atas penyelenggaraan upacara adat yang selalu mengedepankan nilai-nilai luhur dan budaya masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Bantul turut berbahagia dan bangga bahwa masyarakat Bantul masih melestarikan semangat gotong-royong, guyub rukun, sehingga kegiatan sosial kemasyarakatan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Mari kita lestarikan hal-hal baik yang sudah berjalan kita jaga bersama,” tutur Bupati.
Upacara adat oleh para nelayan di Pantai Depok ini sukses menyedot animo masyarakat. Nampak ribuan warga yang hadir tak ketinggalan untuk merayah ubo rampe yang diarak.
Acara ini juga dirangkai dengan kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim piatu, dan ditutup dengan pentas wayang kulit pada malam harinya. (Fza)




