RAPI Bantul Periode 2026–2030 Resmi Dilantik, Perkuat Sinergi untuk Kemanusiaan

Pengurus Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 02 Kabupaten Bantul periode 2026–2030 resmi dilantik dan dikukuhkan pada Minggu (2/8/2026) di Aula PT BPR Bank Bantul. 

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Agus Budiraharja, resmi dilantik sebagai Ketua RAPI Wilayah 02 Kabupaten Bantul untuk periode 2026–2030.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menegaskan bahwa RAPI merupakan organisasi yang memiliki tujuan, kepengurusan, dan aturan yang jelas, sehingga mampu menjalankan perannya secara terarah dalam melayani masyarakat.

"Sebagai sebuah organisasi yang memiliki anggaran dasar, anggaran rumah tangga, dan peraturan-peraturan lainnya, hal ini dimaksudkan agar tujuan-tujuan RAPI dapat tercapai. RAPI Kabupaten Bantul termasuk organisasi yang menonjol, baik di Bantul maupun di Daerah Istimewa Yogyakarta, serta memiliki citra yang baik di masyarakat. Ini harus terus dipertahankan," ujar Bupati.

Menurutnya, kepemimpinan baru di bawah Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul diharapkan semakin memperkuat peran RAPI dalam mendukung pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam bidang komunikasi kebencanaan dan kemanusiaan.

Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Bantul merupakan daerah yang memiliki berbagai potensi bencana, mulai dari kebakaran, banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung. Namun, kondisi tersebut justru telah membentuk masyarakat Bantul menjadi pribadi yang tangguh dan memiliki budaya gotong royong yang kuat.

"RAPI demikian penting dan memberikan harapan cerah bagi Bantul dan seluruh masyarakatnya bahwa kita insyaallah mampu mengatasi masalah-masalah kebencanaan maupun kemanusiaan bersama berbagai organisasi kemanusiaan lainnya," tuturnya.

Sementara itu, Ketua RAPI Wilayah 02 Kabupaten Bantul yang baru dilantik, Agus Budiraharja, mengajak seluruh anggota RAPI untuk terus menjunjung tinggi kode etik organisasi dengan mengedepankan kejujuran, kesantunan, ketanggapan, dan ketangguhan dalam menjalankan tugas.

"Anggota RAPI adalah anggota yang senantiasa memiliki sikap jujur, santun, tanggap, dan tangguh. Kami berharap seluruh pengurus dan anggota RAPI Bantul memegang teguh kode etik tersebut, tidak hanya dinyanyikan melalui Mars RAPI, tetapi benar-benar diresapi dan diimplementasikan dalam tugas serta tanggung jawab kita," katanya.

Agus juga menegaskan bahwa RAPI merupakan organisasi sosial yang bersifat nirlaba. Oleh karena itu, menurutnya, peran RAPI tidak hanya hadir ketika terjadi bencana, tetapi juga harus diperkuat dalam upaya pencegahan dan mitigasi.

"Selama ini mungkin kita banyak hadir saat bencana sudah terjadi. Akan lebih mulia dan lebih bermakna apabila kita juga hadir dalam upaya pencegahan. Mitigasi menjadi lebih penting. Program-program kita harus disusun dengan baik agar senantiasa memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan sosial, termasuk membantu pengentasan berbagai persoalan sosial di masyarakat," ungkapnya.

Di sisi lain, Ketua RAPI DIY, Nurdi Antoro, mengingatkan pentingnya sinergi dan komunikasi antarpengurus di tingkat wilayah, daerah, hingga nasional agar pelayanan kepada anggota maupun masyarakat dapat berjalan semakin optimal.

"Kita ini insan komunikasi. Organisasi ini pada hakikatnya hadir untuk melayani. Karena itu komunikasi, koordinasi, dan sinergi harus terus diperkuat. Saya mengucapkan selamat kepada kepengurusan yang telah dilantik. Semoga dapat menjalankan visi dan misi organisasi dengan baik serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," katanya. (Fza)

Berbagi:

Pos Terbaru :