Soft Launching Berjalan Meriah, DKP Terus Kawal Persiapan KNMP Poncosari

Suasana meriah mewarnai kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Poncosari, Srandakan, Bantul, Minggu (16/8). Sejak pagi masyarakat tampak berkumpul dan mengikuti senam massal yang digelar oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Usai senam massal, kegiatan dilanjutkan dengan lomba memasak olahan ikan yang diikuti oleh 40 tim. Dalam kesempatan tersebut, hadir pula sejumlah mitra seperti BPJS Kesehatan, Pegadaian, dan Bank Mandiri serta stand-stand produk KWT. 

Ditemui saat acara berlangsung, masyarakat mengaku gembira. Wulandari dari Padukuhan Ngentak misalnya, ia mengatakan bahwa kegiatan ini meriah dan memberi manfaat kesehatan bagi masyarakat. Hal senada juga disampaikan oleh Sariyem dari Padukuhan Krajan.

“Menurut saya kegiatan ini cukup menarik karena bakat bapak-bapak dan ibu-ibu dapat dipamerkan hari ini. Saya berharap ke depan KNMP semakin maju dan wisatanya juga tertib sehingga masyarakat sekitar mendapat manfaat dari berjualan,” ungkapnya.

Dilansir dari keterangan Kepala DKP Bantul, Istriyani, kegiatan ini merupakan bagian dari soft launching KNMP. Harapannya, masyarakat mengenal bahwa kawasan KNMP tidak hanya diperuntukkan bagi aktivitas ekonomi perikanan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Di balik kemeriahan kegiatan tersebut, KNMP Poncosari juga terus dipersiapkan untuk memasuki tahap pengelolaan oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Pemerintah tengah menyiapkan berbagai aspek operasional sebelum nantinya KNMP diserahkan kepada KDMP secara serentak.

“Intinya hari ini adalah persiapan ketika nanti koperasi ini secara serentak akan diserahkan oleh pemerintah kepada KDMP, KNMP di Bantul sudah siap operasional,” ujar Istriyani.

Dalam momen ini persiapan operasional dilakukan dengan pelaksanaan business matching untuk pemanfaatan aset KNMP bersama pihak ketiga. Langkah tersebut, lanjut Istriyani, bertujuan memastikan berbagai fasilitas yang telah tersedia dapat segera dimanfaatkan sebagai kegiatan usaha dan memberikan keuntungan bagi koperasi.

“Semua aset yang ada di KNMP merupakan aset bisnis yang harus dikelola agar memberikan keuntungan bagi Koperasi Desa Merah Putih. Karena pengurus koperasi masih berproses dalam memanfaatkan sarana ini untuk kegiatan bisnis, maka agar segera jalan, ada beberapa pihak ketiga yang sudah kita sounding dan bersedia memanfaatkan aset-aset ini untuk kegiatan bisnis,” jelasnya. (Hahn)

 

Berbagi:

Pos Terbaru :