BINA 2026 Jadi Ajang Apresiasi Inovasi, Bantul Perkuat Ekosistem Inovasi Daerah

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bantul kembali menggelar ajang Bantul Innovation Award (BINA) 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong perangkat daerah serta masyarakat agar menciptakan inovasi yang memiliki aspek kebermanfaatan bagi Kabupaten Bantul.

Bertempat di Waroeng Omah Sawah, pada Selasa (1/9/2026). BINA 2026 memberikan apresiasi bagi sejumlah kategori, yaitu kategori organisasi perangkat daerah, pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan, puskesmas, unsur pendidikan serta kategori masyarakat.

Dalam laporan penyelenggara, Kepala Bappeda Kabupaten Bantul, Ari Budi Nugroho menyampaikan bahwa BINA 2026 bertujuan untuk memperkuat ekosistem inovasi daerah serta meningkatkan skor Indeks Inovasi Daerah (IID) Kabupaten Bantul.

“Pada ajang Innovative Government Award (IGA), skor IID Kabupaten Bantul berhasil meningkat dari 83,64 (180 inovasi) pada tahun 2025 menjadi 87,51 (211 inovasi) pada tahun 2026. Sebagai langkah pengembangan, pada BINA 2027 mendatang Pemkab Bantul berencana menambah kategori baru bagi kelompok siswa/pelajar,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, dalam arahannya menekankan bahwa inovasi dan rekayasa teknik merupakan kunci utama dalam mengatasi berbagai tantangan pembangunan lokal. Bupati juga menyinggung sejumlah pencapaian Kabupaten Bantul yang baru saja meraih penghargaan nasional sebagai salah satu dari 17 kabupaten/kota pemilik Indeks Keinsinyuran (Engineering Index) tertinggi di Indonesia dari BRIN, Kemendagri, dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII).

“Pemerintah harus berani mengambil peran dalam melakukan uji coba rekayasa teknologi dan inovasi daerah. Walaupun ada dinamika dan tantangan, jika berhasil, dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat luas demi meningkatkan kesejahteraan dan daya saing Kabupaten Bantul,” tegas Bupati.

Usai pengarahan, diumumkan para pemenang BINA 2026. Pada kategori organisasi perangkat daerah juara pertama diraih oleh Dinas Komunikasi dan Informatika dengan inovasi Surat Bantul (SURBAN), juara kedua disabet Dinas Kesehatan dengan inovasi DGS Kesehatan, dan juara ketiga diberikan kepada Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah dengan inovasi Bayar Pajak Dengan QRIS.

Untuk kategori Kapanewon, juara satu dimenangkan Kapanewon Piyungan dengan inovasi Bersama Atasi Stunting (BERAKTING), juara kedua diraih Kapanewon Sedayu dengan inovasi JEMPOL LANDEP, dan juara ketiga disabet Kapanewon Sewon dengan inovasi Sebutir Telur Cegah Stunting (SETU CETING). 

Kategori Puskesmas juara satu diberikan kepada Puskesmas Banguntapan I dengan inovasi Penyampaian Informasi Kesehatan dengan Jangkauan Lebih Luas Melalui Platform Digital, juara dua diraih Puskesmas Kasihan I dengan inovasi Skrining dan Tatalaksana Kesehatan Jiwa Ibu Hamil dan Nifas (SITAWA BUMILA), dan juara ketiga diberikan kepada Puskesmas Imogiri II dengan inovasi Rangkaian Gerakan Peduli Disabilitas untuk Hidup Sehat, Berdaya dan Sejahtera (RANGKUL SEJAHTERA). 

Sementara untuk kategori kalurahan, juara satu diraih Kalurahan Mulyodadi dengan inovasi Aksi Kalurahan untuk Literasi Warga (AKSARA), juara dua Kalurahan Terong dengan inovasi Wetan Omah Integrated Farming, dan juara ketiga yakni Kalurahan Jambidan dengan inovasi Eco Sae Migunani. 

Selanjutnya, kategori unsur pendidikan juara satu dimenangkan SDN 1 Padokan dengan inovasi Transformasi Layanan Tumbuh Kembang Ramah Anak di SDN 1 Padokan (E-LENTERA), juara kedua SDN Sompok Imogiri dengan inovasi Platform Literasi Sekolah Dasar (Pamekar), dan juara ketiga diraih SDN Karanggayam Pleret dengan inovasi Animasi Buku Digital Membaca Anak (SI BUDIMAN).

Sedangkan untuk kategori masyarakat, juara satu dimenangkan Niken Anggraeni, SS., MA dengan inovasi Gerakan Mulyodadi Hebat Rajin Kelola Sampah (GEMAH RIPAH), juara kedua diraih Agus Tri Nugroho dengan inovasi Wadah Sinau Bocah Bangkel (WANABOBA), dan juara ketiga diberikan kepada Ahmad Hawin Lutfi Mukhtar dengan inovasi Sistem Informasi Keuangan Koperasi Desa untuk Mewujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Masyarakat di Kalurahan Pleret (SIKOPDESA). (Ag-Fza)

Berbagi:

Pos Terbaru :