Yungki Edutoys, Konsisten Produksi Mainan Edukasi Anak di Tengah Gempuran Produk Luar | KABAR BANTUL
Kabar Bantul Edisi 18 November 2025
Kue lapis, tentu ini tidak asing. Tapi kalau puzzle berlapis, seperti apa bentuknya? Puzzle berlapis adalah mainan edukasi anak berupa puzzle tiga dimensi buatan Yungki Edutoys. Siti Rachma Yuliati (61), pemilik Yungki Edutoys, menyebut puzzle berlapis ini dengan puzzle metamorfosa. “Dengan puzzle ini, anak-anak bisa mengenal proses metamorfosis hewan-hewan seperti kupu-kupu hingga katak. Tiap lapisan puzzle menampilkan proses perubahan hewan-hewan tersebut,” ujar Siti Rachma Yuliati saat ditemui di workshop Yungki Edutoys, Senin (20/10/2025). Yungki Edutoys terletak di Jl. Ahmad Wahid No.4, Ngentak, Baturetno, Banguntapan, Bantul. Sejak tahun 2010, Siti Rachma Yuliati berkutat memproduksi ratusan model mainan edukasi anak seperti aneka jenis puzzle, maze, bingkai geometri, papan pasak silinder, balok angka, balok abjad, dan lain sebagainya. Seluruh mainan tersebut dibuat dari kayu MDF dan menggunakan cat non toxic.
Kabar Bantul Edisi 17 November 2025
Festival jazz terbesar di Yogyakarta ini memasuki tahun ke-19 dan digelar pada Sabtu, 15 November 2025 mulai pukul 13.00 WIB di Kalurahan Imogiri, Bantul. Mengusung tagline “Jazz Diundang Mbokmu”, Ngayogjazz tahun ini mengajak semua orang untuk datang, berkumpul, dan bergembira tanpa sekat. Ngayogjazz sejak awal menjadi ruang bagi komunitas jazz se-Nusantara untuk berekspresi sekaligus menumbuhkan bibit-bibit musisi muda. Tahun ini, sejumlah musisi Indonesia hingga mancanegara turut tampil, di antaranya Sri Hanuraga, Andre Dinuth, Aditya Ong Quartet, Dion Subiyakto, Woppa ft. Farah Di, serta musisi internasional seperti Kevin Saura Group 4Tet (Prancis), Pasqua Pancrazi, Laurent Guerirard, Olivier Bertholet, Eef Van Breen (Belanda), dan Bennet Brandeis Trio (AS)
Series Iklan Layanan Masyarakat - Jangan Coba-coba Miras Oplosan, Kalau Gak Mau Mati Penasaran!
CABAI RAWIT
Di tengah arus modernisasi, masih ada sosok yang teguh menjaga warisan budaya leluhur. Dalam segmen Cabai Rawit Bantul TV kali ini, kami mengajak Anda melihat lebih dekat proses pembuatan keris di Banyusumurup, Imogiri, sebuah sentra perkerisan legendaris di Bantul yang sudah dikenal sejak masa kerajaan Mataram.
Kabar Bantul Edisi 13 November 2025
Dari bengkel sederhana di pojok desa Wirokerten, Banguntapan, kini nama Madanitec dikenal luas sebagai salah satu produsen mesin teknologi tepat guna yang sukses menembus pasar nasional hingga internasional. Didirikan pada tahun 2010 oleh Wahyu Arrozi, S.T., alumni Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM), PT Madani Technology atau Madanitec bermula dari ide sederhana: bagaimana menciptakan mesin yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, terutama dalam hal pengolahan sampah dan produksi skala menengah.
Kabar Bantul Edisi 11 November 2025
Memperingati Puncak Hari Santri Nasional Kabupaten Bantul 2025 digelar Pentas Budaya dan Pengajian Akbar bersama Majelis Dzikir dan Salawat Gandrung Nabi, yang berlangsung dengan meriah pada Senin malam (10/11/2025) di Masjid Agung Manunggal Bantul. Meskipun dalam suasana hujan deras, acara tetap berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme ribuan santri dari berbagai penjuru Bumi Projotamansar
Cabai Rawit - Kolaborasi Bersama Lahirkan Pendidikan Berbasis Desa
Kabar Bantul Edisi 7 November 2025
Warga RT 5 Padukuhan Kembang Putihan, Perumahan Pringgading Guwosari, Pajangan berhasil mengelola sampah rumah tangga secara mandiri. Melalui sistem pemilahan berbasis komunal, warga mampu mengurangi volume sampah hingga seperempatnya dan mendapat reward berupa keringanan iuran. Inisiatif ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kalurahan Guwosari dan Wakil Bupati Bantul sebagai contoh pengelolaan sampah dari akar Masyarakat.
Kabar Bantul Edisi 6 November 2025
Kabar Bantul Edisi 27 Oktober 2025
Ribuan lampion menerangi langit malam Pantai Goa Cemara dalam puncak Lanterne Festival de Paris 2025, Sabtu (25/10). Festival yang diikuti hampir 12.000 pengunjung ini berlangsung meriah dengan penampilan musisi tanah air. Tahun ini, acara dipindahkan dari Pantai Parangtritis ke Goa Cemara sebagai dukungan terhadap restorasi gumuk pasir. Panitia juga menggelar Sayembara Sampah Lampion untuk menjaga kebersihan pantai. Antusiasme tinggi dan suasana romantis membuat festival ini meninggalkan kesan mendalam bagi para pengunjung.

