Sumarno PRS Berpulang, Pengabdian Puluhan Tahun untuk Bantul Jadi Kenangan

Pemerintah Kabupaten Bantul melepas jenazah mantan Wakil Bupati Bantul, Drs. H. Sumarno PRS, dalam upacara pemberangkatan jenazah yang berlangsung di rumah duka Sribit, Mulyodadi, Bambanglipuro pada Selasa (15/9/2026) pukul 14.00 WIB. Almarhum wafat di RSUD Panembahan Senopati Bantul pada Senin (14/9/2026) pukul 16.15 WIB dalam usia 78 tahun.

Upacara pemberangkatan jenazah dipimpin Bupati Bantul Abdul Halim Muslih selaku inspektur upacara. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta, Bupati Bantul periode 1991–1998 H. Sri Roso Sudarmo, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Bantul, unsur TNI dan Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta keluarga dan kerabat almarhum.

Dalam upacara tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bantul, Reni Mariastuti, membacakan riwayat singkat dan perjalanan pengabdian almarhum.

Drs. H. Sumarno PRS lahir di Bantul pada 21 Agustus 1948. Almarhum menempuh pendidikan dasar di SD Negeri Sribit, pendidikan menengah pertama di SMP Muhammadiyah Bantul, dan pendidikan menengah atas di SMA PIRI Yogyakarta. Selanjutnya, almarhum menempuh pendidikan tinggi di APDN Semarang dan IIP Jakarta.

Sepanjang perjalanan kariernya, almarhum mengemban berbagai tugas di lingkungan pemerintahan. Pengabdiannya dimulai sebagai Pegawai Harian Lepas (PHL) pada Bagian Hukum pada 1968–1970, kemudian menjadi CPNS pada 1970–1973 sekaligus menempuh pendidikan di APDN.

Karier almarhum kemudian berlanjut sebagai Kasubag Pemerintahan pada 1973–1979, Camat Jetis pada 1980–1985, Kepala Bagian Pemerintahan pada 1985–1990, Pembantu Bupati Wilayah Timur pada 1990–1992, Ketua Bappeda Kabupaten Bantul pada 1992–1998, serta Asisten Tata Praja pada 1999–2005.

Setelah perjalanan panjang sebagai birokrat, almarhum dipercaya menjadi Wakil Bupati Bantul selama dua periode. Pada periode 2005–2010, almarhum mendampingi Bupati Bantul saat itu, Drs. H.M. Idham Samawi. Selanjutnya, pada periode 2010–2015, almarhum mendampingi Bupati Bantul Hj. Sri Surya Widati.

Dalam amanatnya, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyampaikan penghormatan dan apresiasi atas pengabdian almarhum selama menjalankan tugas pemerintahan di Kabupaten Bantul.

“Beliau adalah seorang birokrat, loyal, penuh dedikasi dengan pengabdian yang sangat panjang,” ujar Abdul Halim.

Menurutnya, perjalanan karier almarhum yang dimulai dari staf hingga dipercaya sebagai Wakil Bupati Bantul menunjukkan bahwa almarhum merupakan sosok yang mendapatkan kepercayaan dan amanah dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Ini menunjukkan bahwa almarhum Bapak Drs. H. Sumarno PRS ini orang yang dipercaya, orang yang mendapatkan amanat dari orang banyak. Demikian maka kita semuanya bersaksi adalah orang yang baik,” tuturnya.

Bupati menilai almarhum merupakan sosok birokrat yang istiqamah dan tulus dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia berharap keteladanan almarhum dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Bantul.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bantul, kami semuanya turut berduka. Teriring doa dan harapan semoga keluarga, terutama ibu, anak-anak, menantu, cucu, dan cicit, semuanya diberikan kesabaran dan keikhlasan dalam menerima ujian dan cobaan ini,” ungkapnya.

Bupati juga mendoakan agar seluruh amal kebaikan almarhum diterima dan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT, segala kesalahan dan kekhilafannya diampuni, serta almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

Kepergian Drs. H. Sumarno PRS meninggalkan rekam jejak panjang pengabdian bagi Kabupaten Bantul. Nilai ketulusan, dedikasi, dan konsistensi almarhum dalam menjalankan amanah diharapkan dapat menjadi teladan bagi generasi penerus dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat dan bangsa. (Ag)

Berbagi:

Pos Terbaru :