Ibadah haji sedikit banyak telah membawa kesan tersendiri di setiap jamaah dan pengalaman spiritual akan membawa kesempurnaan hidup baik pribadi, masyarakat maupun pembangunan religius. Pelaksanann haji tahun 2015 ini cukup membawa banyak ujian dari cuaca panas yang mencapai 50 derajat celcius, jatuhnya crane proyek perluasan Masjdil Haram sampai musibah mina, Arab Saudi. Hal tersebut dikatakan Bupati Bantul saat menerima kloter terakhir jamaah haji Bantul.
Lebih lanjut dikatakan secara keseluruhan jamaah haji asal Bantul masih mendapat lindnungan dari Alloh SWT, dengan keselamatan dari kedua bencana walaupun ada satu tercatat namun beralamat di Berbah, Sleman. Bupati berharap hari-hari yang telah dilalui dengan menunjukkan ketaatan yang tinggi tetap terpelihara sampai di tanah air.
“Jangan sampai yang menonjol hanya prestise ia berhaji, namun semua ucapan dan tindakan para nabi, syuhada, sufi dan orang sholeh tetap mewarnai kehidupan selanjutnya†jelasnya.
Calon jamaah haji Bantul berjumlah 615 orang yang terbagai dalam tiga kloter yakni 24, 25 dan 26 telah tiba semua di Bantul. Untuk kloter 24 tiba hari Rabu, 7 Oktober malam dan kloter 25 tiba hari Kamis, 8 Oktober pagi. Untuk kloter 35 SOC tiba hari Senin, 12 Oktober pada pukul 09.00 WIB mengalami keterlembatan, seharusnya pada pukul 07.25 WIB. (mw)