Sholatlah Tepat Pada Waktunya, Maka Tuhanmu Akan Mencukupkan Rizqimu

"Sholatlah tepat pada waktunya, maka Tuhanmu akan mencukupkan rizqimu,". Nukilan hadist Nabi tersebut disampaikan H.Imam Subano saat menyampaikan tausiyahnya didepan anggotra Polri/TNI dan karyawan Pemda Bantul pada acara pengajian Rutin Selasa Kliwon di Masid Agung Bantul, Selasa (10/5).

Orang Islam yang dapat menjaga sholatnya tepat pada waktunya maka akan terbiasa berlaku disiplin dan menghargai waktu. Untuk itu mereka akan menjadi pribadi yang giat bekerja dan akan menjadi contoh di lingkungannya serta akan memancing orang lain untuk berdisiplin waktu. "Hal tersebut menjadi bagian penting bagi sebuah dedikasi aparat pemerintah seperti bapak ibu sekalian," kata Ustadz Imam Subarno.

Pengajian yang diawali dengan tadarus surah Yaasin bersama tersebut yang hadir lebih banyak dari biasanya, bahkan serambi Masjid Agung hampir penuh.

Untuk menjadi muslim yang sukses secara lahir dan batin, diantaranya harus berpegang pada ajaran Kitab Al Qur'an dan Hadits Nabi Muhammad SAW dan tiga hal yang penting untuk dikerjakan yaitu jangan marah, selalu bersyukur dan perbanyak sodaqoh.

"Dengan selalu menjaga emosi tidak marah, maka segala perkara yang dihadapi akan bisa terselesaikan dengan penuh kebijakan, dengan selalu bersyukur akan merasakan apa yang didapatkan akan terasa cukup dan tidak putus asa, dengan perbanyak sodaqoh akan dapat meringankan beban sesama, akan menamabh saudara dan Alloh SWT akan membersihkan rizqi yang subhat dan melipatgandakan rizqi, " terang ustadz.

Ustadz juga memberikan konsep atau tip hidup bahagia menurut Rosululloh SAW yaitu menekankan kita untuk mencari istri yang cantik dan sholihah atau sebaliknya, giat bekerja dan selalu berdo'a dengan penuh keimanan bahwa Alloh akan mengabulkan-Nya, Hidup dapat memberikan manfaat bagi kelauarga dan lingkungannya.

Bahkan ustadz memberikan kiat untuk mengatasi segala macam penyakit yaitu dengan perbanyak sholat sunah disertai berdoa dengan penuh kehusukan, banyak minum air putih yang selalu dibacakan kalimat toyyibah dan bacaan Al Qur'an seperti surah Al Fatihah, surah Al Ikhlas, istighfar dan sholawat.

Ustadz menceritakan ada seorang teman yang berprofesi dokter di Arab Saudi, bahwa dokter tersebut merasakan kekecewaanya membuka praktek di sana, karena pasien yang datang hanya bisa dihitung dengan jari, karena orang Arab percaya bahwa untuk mengatasi penyakit-penyakit yang tidak begitu serius dengan minum air putih yang dibacakan surah-surah dari Al Qur'an.

Ustadz menambahkan bahwa orang Arab jika mengatasi penyakitpenyakit tersebut belum kunjung sembuh maka akan menggunakan senjata pamungkasnya yaitu dengan minum madu dan habassauda. "Semua itu diajarkan oleh Rosululloh SAW," kata ustadz Imam Subarno.

Pada pengajian tersebut infak terkumpul sebesar Rp 3.381.000,00. (Sit)

Berbagi:

Pos Terbaru :