Dalam sambutannya Bupati menyampaikan situasi yang berkembang selama dipimpinnya. “Berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan angka kriminalitas di Bantul agar tercipta situasi yang kondusif.â€jelas Suharsono. Dalam hal itu Bupati Bantul melibatkan berbagai unsur di antaranya tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Namun demikian Bupati berharap selalu mendapat dukungan dari Kapolda DIY untuk lebih menguatkan terciptanya situasi yang aman, nyaman dan kondusif.
Sementara itu Kapolda DIY menyampaikan bahwa,â€jajaran kepolisian di Polda DIY selalu mendukkung terciptanya situasi kondusif dimana saja. Namun jika terjadi kasus atau permasalahan sebaiknya diselesaikan di tingkat bawah dulu. Untuk itu kami melibatkan Babinkamtibmas yang ada di desa/kelurahan untuk membantu menyelesaikan.â€
Terkait dengan masalah miras, secara tegas Kapolda akan menindak pengoplos, penjual dan pengguna miras. “Tindak pandang bulu apabila ada anggota polisi yang terlibat, akan diberi sanksi sesuai aturan yang berlaku atau bahkan dipecat,â€tambah Kapolda.
Kapolda meminta kepada jajaran Polres Bantul untuk secara rutin melaksanakan operasi pekat, misalnya judi, minuman keras, pencurian. “Operasi pekat senantiasa digiatkan, apalagi menjelang bulan Ramadhan harus dilaksanakan terus menerus, termasuk juga praktek salon illegal.â€ujarnya Kapolda. (dw)