TP PKK Pusat dan Kepala Desa di Kabupaten Pekan Baru Berkunjung di Desa Panggungharjo

Dua rombongan tamu dari Tim Penggerak PKK Pusat dari Kementrian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia Yang diketuai Hj Hanifah Feri Mursildan Baldan beserta jajarannya didampingi dari Balai PMD Pusat dan Kepala Desa di Kabupaten Pekan Baru Propinsi Riau berkunjung di Balai Desa untuk study Banding dibidang pengelolaan sampah.

Tamu diterima oleh Lurah Desa Panggungharjo Wahyudi Anggoro Hadi, SPF, didampingi Camat Sewon, jajaran Muspika Sewon, TP PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa Panggungharjo Sewon bertempat di Aula Desa Panggungharjo, Selasa (17/5).

Juru bicara dari TP PKK Pusat Johan sebagai Ketua Pokja III TP PKK Kementrian Agraria dan Tata Ruang menyampaikan bahwa tujuan kunjungannya adalah belajar lebih banyak tentang pengelolaan sampah seperti yang dilakukan Desa Panggungharjo di Kabupaten Bantul ini. "Kami telah mendengar danmembaca lewat internet tentang kemajuan Desa Panggungharjo terutama di bidang pengelolaan sampah. Untuk itu kami ingin mendengar dan melihat secara langsung pengelolaan sampah di Desa Panggungharjo ini," kata Johan.

Usai acara penerimaan, tamu dari TP PKK pusat menuju markas BUMDes Desa Panggungharjo melihat langsung pengolahan sampah organik, pengelolaan sampah rumah tangga dan pengolahan minyak goreng bekas dari rumah tangga se Desa Panggungharjo untuk dijual ke perusahaan pengguna.

Pada kedua acara tersebut paparan Potensi Desa dan khususnya pengelolaan sampah disampaikan oleh Kepala Desa Panggungharjo. Dalam paparanya dia menyampaikan bahwa Desa Panggungharjo mempunyai kelebihan dalam jumlah penduduk yaitu 47 ribu jiwa tersebar di 14 pedukuhan dan 118 RT. APBDes sebesar 78 Miliar dan 75 persen berasal dari sektor jasa, sedang PADes nya sekitar 1,6 Miliar yang merupakan PADes paling tinggi di Kabupaten Bantul.

"Diantara Visi dan Misinya kami adalah Membangun Desa yang Berkesaradan Lingkungan, PKK menjadi salah satu strategi untuk memandirikan dan mensejahterakan warga desa. Desa kami merupakan Desa pertama di Indonesia yang melibatkan lembaga auditor negara untuk akuntabilisasi keuanganya. Di bidang pendidikan kami berkomitmen memprogramkan satu keluarga satu sarjana yang dalam prakteknya dengan mengacu pembiayaan berbasis asuransi dalam program pendidikan bagi warga pra sejahtera, yaitu 50 persen dari PT Bumi Putera dan 50 persen dari Desa untuk program pendidikan" terang Wahyudi.

Pemerintah Desa Panggungharjo menginisiasi sekolah murah, tambah Wahyudi, yaitu dengan membayar SPP dari layanan sampah RT. Sedangkan ibu hamil mendapaat layanan sebanyak 7 kali pemeriksaan kehamilan gratis, 2 kali pemerikasan selama nifas dan 5 kali imunisasi bayinya. Kami berkomitmen pula bahwa Posyandu dapat memperluas layanan yang bukan layanan dasar saja. Pemerintah Desa Panggungharjo berupaya untuk menjadi Desa Bina Keluarga Terbaik Tingkat Nasional. (Sit)

Berbagi:

Pos Terbaru :