Upaya Tingkatkan Konsumsi Ikan, Gemarikan Goes to School Edukasi SD Kanigoro, Dlingo

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul bersama Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) kembali menggelar kegiatan Gemarikan Goes to School pada Senin (16/6/2026). Sosialisasi kali ini menyasar siswa-siswi SD Negeri Kanigoro, Mangunan, Dlingo. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya meningkatkan pemahaman anak tentang pentingnya konsumsi ikan bagi kesehatan dan tumbuh kembang.

Kepala SD Kanigoro, Sugeng Riyanto, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, selama ini sebagian besar siswa di sekolahnya masih lebih banyak mengonsumsi protein dari sumber selain ikan. Kondisi ini tidak terlepas dari keterbatasan akses masyarakat untuk mendapatkan ikan karena lokasi yang cukup jauh dari pusat penjualan.

Meski demikian, ia berharap sosialisasi ini dapat menambah wawasan siswa sekaligus mendorong mereka untuk lebih gemar mengkonsumsi ikan.

“Semoga anak-anak bisa memperoleh ilmu baru dan mulai memakan ikan di sela-sela makan ayam. Setelah makan ikan bertambah cerdas karena ikan banyak mengandung protein dan omega 3,” harapnya.

Hal senada disampaikan Ketua Forikan, Emi Masruroh. Menurut Emi, letak sekolah yang relatif jauh dari pusat penjualan ikan turut mempengaruhi frekuensi konsumsi ikan masyarakat setempat.

“Dengan demikian otomatis perlu pemikiran mengenai bagaimana mengadakan stok ikan segar maupun olahan yang aksesnya terjangkau oleh masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, siswa siswi SD Kanigoro mendapatkan edukasi mengenai manfaat ikan melalui metode yang interaktif, seperti bercerita, bernyanyi, dan kuis singkat. Emi menjelaskan bahwa ikan merupakan sumber nutrisi penting yang berperan dalam mendukung pertumbuhan serta perkembangan kecerdasan anak.

“Konsumsi ikan tidak harus dalam bentuk ikan, tetapi bisa diolah menjadi makanan lain yang penting bahannya dari ikan,” ungkap Emi.

Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik diversifikasi olahan ikan melalui kelas memasak. Dua narasumber dihadirkan dalam kegiatan tersebut, yakni Titik Suwantini dan Eko Takariawan.

Titik memperagakan pembuatan berbagai olahan ikan, seperti dimsum dan lumpia, sedangkan Eko mengenalkan pengolahan ikan menjadi aneka produk roti. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang manfaat ikan, tetapi juga mendapatkan inspirasi mengenai berbagai cara mengolah ikan menjadi makanan yang menarik dan disukai anak-anak. (Hahn)

 

Berbagi:

Pos Terbaru :