Kabupaten Bantul kembali menorehkan prestasi sekaligus memperkuat komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda. Sebanyak tujuh putra-putri terbaik Kabupaten Bantul resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Bantul masa bakti 2026–2030 oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Rumah Dinas Bupati Bantul, Kamis (9/7/2026).
Pada kesempatan yang sama, Kabupaten Bantul juga mencatatkan prestasi membanggakan melalui Anggita Ayu Mahanani yang berhasil terpilih sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Nasional. Anggita akan mewakili Kabupaten Bantul dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan bersama perwakilan terbaik dari 38 provinsi di Jakarta.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengucapkan selamat kepada seluruh Pelaksana DPPI yang baru dilantik serta mengapresiasi prestasi Anggita. Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa generasi muda Bantul memiliki potensi untuk berprestasi di tingkat nasional.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bantul, saya mengucapkan selamat kepada adik-adik yang telah dilantik sebagai Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia Kabupaten Bantul. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab sebagai duta yang terus menguatkan dan menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila, khususnya di kalangan generasi muda," ujar Bupati.
Bupati menjelaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang dikaruniai keberagaman suku, budaya, agama, bahasa, serta kekayaan sumber daya alam. Keberagaman tersebut merupakan anugerah sekaligus tantangan yang harus dijaga agar tetap menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Menurutnya, pembentukan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia merupakan langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter kebangsaan, cinta tanah air, serta mampu menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat. Para anggota DPPI yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan diharapkan mampu menjalankan peran tersebut secara nyata.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini, baik dari dalam maupun luar negeri. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta semangat nasionalisme yang kuat.
Bupati berharap para Pelaksana DPPI Kabupaten Bantul dapat menjadi motor penggerak penguatan ideologi Pancasila di lingkungan masing-masing serta menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi, menjaga persatuan, dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, maju, dan kuat. (ADS)




