Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Bantul, Kajari Baru Siap Lanjutkan Kolaborasi

Sehubungan dengan pergantian pimpinan Kejaksaan Negeri Bantul, Pemerintah Kabupaten Bantul menggelar acara pisah sambut pada Kamis malam (13/8/2026),  bertempat di Pendopo Parasamya I. Pada kesempatan ini Pemkab Bantul melepas Kajari sebelumnya, Kristanti Yuni Purnawanti, dan menyambut Kajari baru, Muib.

Dalam sambutannya, Kristanti berpamitan untuk melanjutkan tugas di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Selama menjalankan tugas di Bantul, ia mengaku banyak memperoleh dukungan dan jalinan kolaborasi yang baik dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Bantul, instansi vertikal, serta BUMD.

“Kami sangat berterima kasih untuk support dari Bapak-Ibu semuanya, juga sinergi kolaborasi yang luar biasa dari seluruh jajaran baik dari pemerintah Kabupaten Bantul, kemudian dari Instansi Vertikal maupun BUMN-BUMD sampai dengan jajaran dari kalurahan yang luar biasa,” ungkap Kristanti.

Pada kesempatan tersebut Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kiprah Kristanti selama bertugas di Bantul. Apresiasi tersebut diberikan atas peran kolaboratif Kejaksaan Negeri Bantul di bawah kepemimpinannya, yang telah mendukung peningkatan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah termasuk dalam mempertahankan opini WTP BPK sebanyak 12 kali berturut-turut.

Pemkab Bantul juga mengapresiasi kinerja Kristanti yang turut mendorong penegakan hukum secara preventif, salah satunya melalui inovasi Jamasan (Jaksa Masuk Kalurahan). Halim berharap, inovasi tersebut dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan ke depannya.

“Mudah-mudahan bisa nanti bisa berlanjut karena kita punya 75 kalurahan. Tidak hanya kalurahan saja, tapi OPD juga kami mohon bimbingannya. Mohon dilakukan satu upaya pencegahan-pencegahan sehingga akuntabilitas ini bisa terus kita tingkatkan,” tutur Halim.

Hal tersebut disampaikan bukan tanpa alasan. Sebagai wilayah yang mengemban mandat keistimewaan sekaligus menjadi salah satu tujuan pendidikan, Bantul menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, Halim juga mengajak Kajari baru, Muib, untuk melanjutkan kolaborasi dan membangun sinergi bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bantul.

Menanggapi ajakan tersebut, Kajari Bantul menegaskan komitmennya untuk meneruskan kontribusi dalam pembangunan Kabupaten Bantul sesuai dengan tugas dan fungsi kejaksaan sebagai aparat penegak hukum. Ia menekankan bahwa pelaksanaan tugas kejaksaan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum secara represif, tetapi juga dengan mengedepankan upaya-upaya pencegahan.

“Semoga apa yang kita cita-citakan bersama yaitu masyarakat adil berkemakmuran, makmur berkeadilan bisa terwujud di masa-masa kepemimpinan Bapak Bupati,” harap Muib. (Hahn)

Berbagi:

Pos Terbaru :