Pemerintah Kabupaten Bantul menggelar kegiatan Koordinasi Percepatan Operasionalisasi Koperasi Desa/Kalurahan Merah Putih (KDKMP) di Gedung Induk, Komplek Parasamya, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antarpihak guna mempercepat operasionalisasi KDKMP di Kabupaten Bantul.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 160 peserta yang terdiri atas unsur Pemerintah Kabupaten Bantul, Kodim 0729/Bantul, PT Agrinas, manajer, pengurus, dan pengawas KDKMP, serta perangkat daerah dan instansi terkait.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul, Fenty Yusdayati, menyampaikan laporan proses perencanaan dan pelaksanaan KDKMP di Bantul. Ia mengatakan koordinasi ini penting untuk menyamakan persepsi seluruh pihak yang terlibat dalam operasionalisasi KDKMP.
“Pelaksanaan KDMP sudah cukup lama, sejak tahun 2025, sudah berjalan sudah ada mockup, kemudian beberapa waktu beberapa KDKMP sudah muncul kemudian pergerakanya pusat membangun gerai-gerai KDMP,” ungkap Fenty.
Sementara itu, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, yang mewakili Bupati Bantul, menekankan pentingnya pemahaman terhadap tugas dan kewenangan masing-masing pihak. Ia juga menyoroti peran pengurus dalam menentukan kebijakan serta peran pengawas dalam memberikan rekomendasi perbaikan demi mendukung pengelolaan koperasi yang optimal.
“Pengurus harus mampu menentukan arah dan kebijakan koperasi, sedangkan pengawas harus aktif melakukan pengawasan serta memberikan rekomendasi perbaikan,” ujar Aris
Dalam pemaparan mengenai perkembangan pembangunan KDKMP, Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0729/Bantul, Kapten Inf. Sugeng, menyampaikan bahwa sebanyak 21 KDKMP telah mencapai progres pembangunan 100 persen, sedangkan KDKMP lainnya rata-rata telah mencapai progres pembangunan 90 persen.
“Sebanyak 21 KDKMP di Kabupaten Bantul sudah mencapai progres pembangunan 100 persen rampung, sementara sembilan KDKMP lainnya rata-rata sudah mencapai progres 90 persen,” ungkap Sugeng.
Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Ekonomi Produktif dan Kreatif Usaha Koperasi, Ambar Pertiwiningrum, turut menjelaskan peran KDKMP sebagai infrastruktur ekonomi sekaligus off-taker yang menghubungkan petani, nelayan, pemerintah, dan masyarakat. Peran tersebut diharapkan dapat mendukung kemandirian pangan sekaligus mendorong pemerataan ekonomi.
“KDKMP menjadi infrastruktur ekonomi sekaligus off-taker yang menghubungkan petani, nelayan, pemerintah, dan masyarakat untuk mewujudkan kemandirian pangan serta kesejahteraan bersama,” tutur Ambar.
Pada sesi tanya jawab, para manajer KDKMP aktif menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai berbagai persiapan yang diperlukan untuk mempercepat operasionalisasi koperasi.
Manajer KDKMP Bangunharjo, Satya Laksana, menjelaskan sejumlah tahapan persiapan yang telah dilaksanakan untuk mendukung percepatan operasionalisasi koperasi.
“Proses yang sudah dilakukan untuk mendukung percepatan ini ada beberapa tahap, yang pertama proses penempatan di 41 kelurahan, orientasi bersama Babinsa di masing-masing kalurahan, dilanjutkan meeting online dari PT Agrinas Nusantara, proses verifikasi dan validasi dari Dinas Koperasi dan Kodim, serta mengunjungi Dinas Koperasi dan mengikuti kegiatan percepatan yang baru dilakukan tadi,” jelasnya.
Sementara itu, Manajer KDKMP Singosaren, Banguntapan, Putu Ayudarti, berharap keberadaan koperasi dapat memperkuat kolaborasi di tingkat desa serta mendorong kemajuan wilayah.
“Harapan ke depannya, kita bisa bekerja sama dan berkolaborasi dengan pengurus, pengawas, maupun perangkat desa untuk memajukan desa-desa kami yang ada di Bantul. Semoga KDKMP ini sesuai dengan visi dan misi Presiden serta mencapai tujuan KDKMP itu sendiri,” ujarnya.
Melalui kegiatan koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Bantul berharap percepatan operasionalisasi KDKMP dapat berjalan lebih optimal melalui sinergi seluruh pihak terkait. Dengan demikian, KDKMP diharapkan mampu menjadi penggerak perekonomian masyarakat, mendukung kemandirian pangan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bantul. (AG-Fza)




